ADVERTISEMENT

Rabu, 20 Okt 2021 22:00 WIB

Was-was dr Tirta soal Rachel Vennya Kabur Karantina Langsung 'Ngegas' ke Bali

Vidya Pinandhita - detikHealth
dr Tirta Mandira Hudhi dr Tirta. Foto: Ayunda Septiani/detikHealth

Salah satunya, yakni varian Mu atau B1621 yang pertama kali ditemukan di Kolombia, Amerika Selatan. Mengingat, varian ini sempat disebut-sebut memiliki kemampuan 'kabur' dari antibodi pasca divaksinasi.

Ia menerangkan, awalnya varian Mu paling banyak terdeteksi di Amerika Latin. Di Amerika, sudah terdapat kasus sekitar lebih dari 0,1 persen. Ditambah tak tertutup kemungkinan, varian Corona selain Mu pun bisa dibawa masuk oleh pelaku perjalanan luar negeri yang mangkir karantina.

"Tadinya semua orang takut. Namun, data yang saya dapat di Amerika, (varian Mu) mulai menghilang. Kemudian di Inggris sampai 8 Oktober baru ada 55 orang yang terinfeksi. Dan di tempat aslinya di Kolombia, sudah turun drastis kasus barunya," terang Prof Zubairi.

"Ya kalau Mu. Kalau yang lain lagi yang P1, P2, P3 itu yang dari Brasil?" pungkasnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Ramai Beredar Foto Rachel Vennya Diduga Karantina di Wisma Atlet"
[Gambas:Video 20detik]

(vyp/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT