Kamis, 21 Okt 2021 08:13 WIB

Varian Baru Corona DKI Meningkat Jadi 1.237, Disusul Jabar 612 Kasus

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Virus Corona Varian Delta Melonjak di RI, Ini Fakta-faktanya Ilustrasi varian baru Corona. (Foto: Getty Images/loops7)
Jakarta -

Kasus varian baru Corona dilaporkan kembali meningkat di DKI Jakarta. Dalam lebih dari dua pekan, ada penambahan 214 kasus varian baru sehingga totalnya menjadi 1.237, masih didominasi kasus COVID-19 varian Delta.

Dari semula mencatat 1.023 kasus, kini jumlahnya mencapai 1.188. Tidak hanya di DKI Jakarta, peningkatan kasus varian baru Corona juga terlihat di Jawa Barat.

Berdasarkan data Balitbangkes Kemenkes RI per 16 Oktober 2021, Jabar mencatat 612 kasus varian baru Corona. Meningkat dari beberapa pekan sebelumnya, melaporkan 474 kasus varian baru Corona.

Sama dengan DKI Jakarta, kasus varian baru Corona di Jabar didominasi varian Delta. Sementara, varian baru Corona lainnya seperti varian Alpha dan varian Beta tidak meningkat signifikan di wilayah Indonesia.

Varian baru Corona Alpha 'hanya' meningkat menjadi 68 kasus, sementara varian Beta tetap di angka 22 kasus.

Baru-baru ini, laporan pasien Corona kembali bermunculan di Oktober menjadi sorotan. Kementerian Kesehatan RI memastikan kasus Corona yang dilaporkan di sana totalnya masih cukup rendah.

"Kita lihat total kasus positif yang masih cukup rendah. Tetapi tetap harus waspada, kita masih stroling di mana kasus harus kurang dari 10 per 1 juta penduduk," jelas dr Nadia kepada detikcom Rabu (20/10/2021).

Mewaspadai lonjakan kasus, dr Nadia mendorong pemerintah daerah untuk tetap meningkatkan tracing hingga testing COVID-19.

Berikut laporan terbaru Balitbangkes Kemenkes RI per 16 Oktober 2021.

Varian Delta: 4.025 kasus

  • Aceh: 54 kasus
  • Sumatera Utara: 135 kasus
  • Sumatera Barat: 75 kasus
  • Bengkulu: 22 kasus
  • Sumatera Selatan: 58 kasus
  • Jambi: 123 kasus
  • Kepulauan Riau: 29 kasus
  • Kepulauan Bangka Belitung: 43 kasus
  • Riau: 30 kasus
  • Lampung: 6 kasus
  • Banten: 28 kasus
  • Jawa Barat: 592 kasus
  • DKI Jakarta: 1.188 kasus
  • DIY: 67 kasus
  • Jawa Timur: 50 kasus
  • Jawa Tengah: 239 kasus
  • Bali: 52 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 65 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 102 kasus
  • Kalimantan Tengah: 3 kasus
  • Kalimantan Barat: 56 kasus
  • Kalimantan Timur: 393 kasus
  • Kalimantan Utara: 60 kasus
  • Kalimantan Selatan: 111 kasus
  • Sulawesi Selatan: 25 kasus
  • Sulawesi Utara: 100 kasus
  • Sulawesi Tengah: 65 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 20 kasus
  • Sulawesi Barat: 37
  • Gorontalo: 29 kasus
  • Maluku: 43 kasus
  • Maluku Utara: 44 kasus
  • Papua: 53 kasus
  • Papua Barat: 24 kasus

Varian Beta: 22 Kasus

  • DKI Jakarta: 12 kasus
  • Jawa Barat: 7 kasus
  • Jawa Timur: 2 kasus
  • Bali: 1 kasus

Varian Alpha: 68 kasus

  • Sumatera Utara: 2 kasus
  • Riau: 1 kasus
  • Sumatera Selatan: 1 kasus
  • Lampung: 1 kasus
  • Kepulauan Riau: 7 kasus
  • DKI Jakarta: 37 kasus
  • Jawa Barat: 13 kasus
  • Jawa Timur: 3 kasus
  • Jawa Tengah: 1 kasus
  • Kalimantan Selatan: 1 kasus
  • Bali: 1 kasus



Simak Video "Pakar Ingatkan Kemungkinan Varian Covid-19 Baru Lahir di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)