Kamis, 21 Okt 2021 13:46 WIB

Terapi Cuci Hidung Penting di Masa Pandemi, Begini Saran Dokter!

Alfi Kholisdinuka - detikHealth
One woman, young lady using neti pot at home. Foto: iStock
Jakarta -

Sejumlah cara dilakukan untuk menjaga kesehatan di tengah pandemi virus Corona. Mulai dari menjaga pola makan, berolahraga hingga melakukan sejumlah terapi kesehatan.

Salah satu yang mungkin dilakukan adalah terapi cuci hidung. Namun, bagaimanakah terapi cuci hidung dilakukan dan apakah aman bagi kesehatan?

Dokter Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) Hemastia Manuhara mengatakan terapi cuci hidung dapat dilakukan sebagai upaya memperkuat kesehatan tubuh.

Menurut dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia (PERHATI-KL) bahwa terapi hidung tidak hanya berguna untuk mencegah terpapar virus Sars-Cov-2, namun memiliki banyak manfaat lain bagi mereka yang menjadikan terapi cuci hidung sebagai rutinitas sehari-hari.

Ia berujar di masa pandemi COVID-19, virus kerap bersarang di nasofaring atau dekat dengan saraf penciuman manusia. Sehingga jika hidung dibersihkan secara rutin dengan terapi cuci hidung, maka potensi infeksi yang disebabkan oleh virus bisa semakin kecil.

"Bukan hanya berguna untuk pencegahan, terapi cuci hidung juga berguna bagi pasien COVID-19 yang memiliki gejala dengan masalah penciuman atau pun pernafasan terkait hidung," ujar Hemastia dikutip dari laman Satgas COVID-19, Kamis (21/10/2021).

Terkait masalah indra penciuman yang hilang atau anosmia, dengan dilakukannya terapi cuci hidung, secara perlahan bisa kembali normal seperti sedia kala.

"Bagi penderita COVID-19 pentingnya mencuci hidung agar bagian belakang hidung atau rongga hidung dikenal juga sebagai nasofaring ini dapat bersih dan tidak ada penumpukan lendir yang mengering," jelas sang dokter.

Selanjutnya
Halaman
1 2