Jumat, 22 Okt 2021 17:00 WIB

Kronologi Kasus COVID-19 Merebak Lagi di China, Sekolah Kembali Ditutup

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Otoritas di China membatalkan ratusan penerbangan, menutup sekolah dan meningkatkan pengujian massal, untuk mengendalikan wabah baru COVID-19 yang berkaitan dengan sekelompok wisatawan. Corona di China. (Foto: Getty Images/Kevin Frayer)
Jakarta -

Belum lama ini, China kembali melaporkan kemunculan kasus COVID-19 setelah mampu mempertahankan nol kasus selama berbulan-bulan. Merebaknya kasus ini membuat ratusan penerbangan dihentikan dan sekolah kembali ditutup.

Diketahui lonjakan kasus ini disebabkan oleh klaster wisatawan. Salah satu dari dua kasus yang ditemukan berasal dari sepasang lansia di Shanghai yang terkonfirmasi COVID-19 pada Minggu (16/10/2021).

Epidemiolog melaporkan pasangan tersebut pergi bersama dengan 5 warga lansia lainnya yang berasal dari kelompok wisata yang sama.

Lalu, bagaimana kronologinya?

Kasus tersebut berawal saat kelompok wisata ini melakukan perjalanan ke Provinsi Gansu dan Mongolia Dalam pada 9-15 Oktober 2021 lewat jalur darat. Selanjutnya, mereka melakukan perjalanan lagi ke Shaanxi.

Saat itu, mereka akan mengunjungi Museum Prajurit Terakota. Namun, sebelum memasuki lokasi tersebut, diwajibkan menunjukkan hasil tes negatif COVID-19 selama 48 jam terakhir.

Suami dari pasangan lansia tersebut, Jiang, mengaku sudah melakukan tes COVID-19 pada 15 Oktober 2021 pagi waktu setempat di Rumah Sakit Pengobatan Tradisional Jiayuguan, China.

"Sejak kami mengecek laporan tes (COVID-19) kami lewat ponsel, kami kembali ke hotel untuk check out dan pergi ke Xi'an," kata Jiang yang dikutip dari Global Times, Jumat (22/10/2021).

Usai melakukan perjalanan di kota dan mengunjungi banyak tempat wisata populer di sana pada Sabtu (16/10/2021), hasil tes COVID-19 mereka keluar pada siang harinya. Hasilnya, mereka positif COVID-19.

Lima orang lainnya yang juga tergabung dalam kelompok wisata tersebut juga dites COVID-19, dan hasilnya positif. Rata-rata mereka yang ikut dalam kelompok wisata berusia 60-an dan 70-an.

Sejauh ini, total ada sembilan provinsi yang disebut memiliki riwayat kontak dengan kelompok tersebut. Tercatat ada lebih dari 20 kasus baru COVID-19 di Beijing, Hubei, Qinghai, Gansu, Ningxia, Mongolia Dalam, Guzhou, Hunan, dan Hebei.



Simak Video "Daftar Negara yang Larang Masuk Penerbangan dari Afrika"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)