Sabtu, 23 Okt 2021 05:29 WIB

5 Tips Melibatkan Ayah Mengasuh Anak

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
The father and a daughter doing homework at the table Foto: Getty Images/iStockphoto/Artem Peretiatko
Jakarta -

Tak hanya peran seorang ibu, melibatkan ayah dalam tumbuh kembang sang buah hati juga diperlukan untuk perkembangan mental si kecil. Selain itu, di balik hubungan baik antara ayah dan sang anak ternyata memiliki banyak manfaat.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan Ayah dalam pengasuhan anak, dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak. Terlebih, peran aktif sang ayah dalam mengasuh anak dapat membawa kepuasan hubungan dalam pernikahan dan kepuasan dalam dirinya sendiri.

Lalu, apa saja sih manfaat keterlibatan sang ayah dalam pengasuhan anak? Berikut manfaatnya.

1. Perkembangan kognitif

Sebuah penelitian menemukan bahwa anak yang lebih sering berinteraksi dengan ayahnya sejak dini menunjukkan beberapa manfaat, sebagai berikut:

  • Hasil tes perkembangan kognitif yang lebih tinggi.
  • Memiliki kemampuan problem solving yang lebih baik.
  • Secara umum menunjukkan kemampuan komunikasi yang lebih kompleks, yang ditandai dengan luasnya perbendaharaan kata.
  • Menunjukkan pencapaian akademik yang lebih baik.
  • Memiliki motivasi yang lebih tinggi dalam belajar.

2. Perkembangan emosional

Selain berdampak positif terhadap perkembangan kognitif si kecil, peran sang ayah juga bisa berdampak baik terhadap perkembangan emosional dan kesejahteraan psikologis anak. Hal ini dapat berpengaruh pada terpenuhinya rasa aman pada diri ana sehingga menumbuhkan resilien dalam diri anak.

Dengan kata lain, anak memiliki kemampuan lebih tinggi dalam menyesuaikan diri pada tekanan atau masalah serta lebih baik dalam menghadapi kondisi sulit di kehidupannya.

Di samping itu, anak yang diasuh secara positif oleh Ayah cenderung memiliki toleransi yang lebih besar saat dihadapkan dengan stress dan frustrasi, serta memiliki konsep diri yang lebih sehat dalam perkembangannya menuju dewasa.

3. Perkembangan sosial

Sementara dalam hal sosial, anak yang secara aktif diasuh sang ayah akan lebih baik dalam menjalin hubungan sosial dengan teman sebayanya, dibanding anak dengan keterlibatan ayah yang minim dalam mengasuh mereka.

Anak-anak juga bisa menjadi lebih percaya diri untuk membangun hubungan pertemanan yang sehat lantaran mereka cenderung lebih baik dalam menyelesaikan konflik dalam pertemanan.

Bagaimana tips melibatkan Ayah dalam mengasuh anak sejak dalam kandungan?

Mengasuh anak bukan sebatas merawat dan menjaga tumbuh kembang sang anak, tetapi juga dapat dilakukan sejak Si Kecil masih berada di dalam kandungan. Menurut Alio, et al, keterlibatan ayah dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut:

1. Present and accessibility

Peran ayah, yakni hadir dalam kehidupan sang ibu dan turut bertanggung jawab, baik secara psikis maupun emosional atas kesejahteraan kehamilan ibu.

2. Engagement

Ayah juga perlu terlibat dalam mendampingi ibu selama kehamilannya. Misalnya, dengan menemani kontrol ke dokter kandungan, mengingatkan sang ibu untuk mengonsumsi makanan sehat, serta membacakan cerita untuk janin.

3. Responsibility

Ayah bertanggung jawab, baik secara fisik maupun finansial atas kebutuhan istri selama mengandung, serta turut mempersiapkan diri menjelang kelahiran sang anak.

4. Couple relationship

Menjaga hubungan yang baik dengan sang istri selama mengandung juga sangat penting. Tujuannya secara tidak langsung adalah untuk meningkatkan perasaan aman pada ibu hamil.

Lalu, bagaimana cara membesarkan anak tanpa peran Ayah?

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Plasma Konvalesen Dapat Cegah Gawat Janin Pada Bumil Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)