Minggu, 24 Okt 2021 07:38 WIB

Terpopuler: Benarkah Ada Manusia Kebal COVID-19 Tanpa Vaksin?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Corona virus under magnifying glass. Observation made by virologists in the laboratory with microscope.  Red heart shaped coronavirus being mutated through genome modification. 3D rendering. Adakah manusia kebal COVID-19 secara alami? (Foto: Getty Images/iStockphoto/Stockcrafter)
Jakarta -

Hampir 2 tahun pandemi COVID-19 melanda dunia, para ilmuwan terus mempelajari perbedaan respons individual yang nyatanya sangat beragam. COVID-19 bisa mematikan pada sebagian orang, tapi bahkan tidak memicu gejala pada sebagian yang lain. Benarkah ada yang sama sekali kebal?

Para ilmuwan meyakini, perbedaan genetik memberikan keunikan pada setiap individu. Mereka kini tengah mencari keunikan yang membuat imunitas seseorang lebih kuat dari yang lain, dengan harapan bisa menirunya lewat obat baru.

Saat ini, para ilmuwan tengah mencari orang-orang yang diyakini kebal terhadap SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19. Gen yang mereka miliki dipercaya memegang kunci penting dalam pengobatan COVID-19.

"Hadirnya SARS-CoV-2 pada populasi naif dalam skala global telah memberikan contoh lain bahwa keragaman klinis yang nyata antara individu dalam hal infeksi, dari infeksi asimptomatis hingga penyakit yang mengancam nyawa," kata Evangelos Andreakos dari Academy of Athens, dikutip dari Sciencealert.

"Pemahaman kami tentang patofisiologi dari COVID-19 yang mengancam jiwa berkembang secara pesat sejak penyakit ini pertama kali dipaparkan pada Desember 2019 tetapi masih sedikit yang kita tahu tentang genetika manusia dan kekebalan imunologis bawaan terhadap SARS-CoV-2," jelasnya.

Meski pengetahuan masih terbatas, tidak berarti hal itu tidak ada. Para ilmuwan beberapa kali menemukan individu yang tidak tertular meski di lingkungannya banyak yang terinfeksi.

Sudah banyak pula penelitian dilakukan, meski sejauh ini hasilnya baru menunjukkan perbedaan yang kecil. Sebagai contoh, laporan tahun lalu menyebut golongan darah O tampak memberikan sedikit kekebalan terhadap infeksi SARS-CoV-2. Lalu ada juga penelitian yang menyebut protein tertentu seperti reseptor ACE2 atau TMEM41B kemungkinan dibutuhkan oleh virus Corona untuk menggandakan diri di dalam sel.

"Kami menawarkan strategi utnuk mengidentifikasi, merekrut, dan menganalisis secara genetis individu yang secara alami kebal terhadap infeksi SARS-CoV-2," kata Andreakos.

Tonton video Viral tentang rumah hantu drive thru di MOI Kelapa Gading di bawah ini:

[Gambas:Video 20detik]



(up/up)