Minggu, 24 Okt 2021 16:21 WIB

Asal-usul COVID-19 Masih Misterius, Bagaimana Para Ahli Menelusurinya?

Astika - detikHealth
Corona virus under magnifying glass. Observation made by virologists in the laboratory with microscope.  Red heart shaped coronavirus being mutated through genome modification. 3D rendering. Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/Stockcrafter)
Jakarta -

COVID-19 pertama kali dilaporkan di akhir tahun 2019 di Wuhan, China. Hampir 2 tahun berlalu, ternyata masih banyak teka-teki yang menyelimuti. Bagaimana, kapan, dan dimana virus corona (SARS-CoV-2) muncul pertama kali masih menjadi misteri yang belum terjawab.

Para ahli berpendapat terdapat beberapa teori yang melatarbelakangi perkembangan kehadiran Virus Corona ini. Mulai dari adanya peristiwa zoonosis (penyakit yang ditularkan hewan ke manusia), virus buatan lab yang tidak sengaja bocor, hingga teori yang menyatakan bahwa kemungkinan virus ini sudah ada sebelumnya tapi hanya tidak terdeteksi saja.

WHO sebagai badan kesehatan dunia memiliki tanggung jawab yang besar atas terjadinya Pandemi COVID-19 ini. Hampir dua tahun bergulir, apa saja yang sudah dilakukan WHO untuk mengungkap misteri ini?

Pertama, WHO ternyata telah melakukan investigasi secara langsung ke tempat yang diduga menjadi asal mula virus ini, yaitu Wuhan-China. Sepanjang 2021, tercatat WHO 2 kali mengirimkan tim ke Wuhan. Namun, hasilnya masih bisa dikatakan nihil karena tidak ada kesimpulan yang bisa diambil.

Kedua, WHO baru saja membentuk sebuah tim khusus, WHO Scientific Advisory Group for the Originis of Novel Pathogens (SAGO), untuk memandu penelitian tentang asal-usul sebuah patogen (virus), termasuk Virus Corona. Tim ini terdiri dari gabungan ahli di bidang epidemiologi, kesehatan hewan, virologi, kesehatan masyarakat.

"SAGO adalah upaya kami untuk kembali bekerja dengan berlandaskan sains, dan tugas pertama SAGO adalah melakukan investigasi asal mula Virus Corona," ungkap Maria Van Kerhove, kepala Emerging Diseases and Zoonoses WHO, dikutip dari TIME.

Saksikan juga: Jejak Langkah dr. Boyke, Sang Edukator Seks Indonesia

[Gambas:Video 20detik]



(up/up)