Kamis, 28 Okt 2021 05:30 WIB

10 Kebiasaan Sehat ala Nabi Muhammad

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
Couple of glowing Moroccan ornamental lanterns on the table. Greeting card, invitation for Muslim holy month Ramadan Kareem, festive blue night background with glittering golden bokeh lights. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tabitazn

6. Membangun hubungan dengan sesama

Selanjutnya, Nabi Muhammad juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang kuat dengan sesama, salah satunya dengan makan bersama. Nabi juga menyebutkan bahwa sangat penting untuk makan dengan keluarga dan anak-anak untuk membangun hubungan yang lebih baik.

7. Puasa

Bukti terbaru menunjukkan bahwa makanan yang dikonsumsi dan waktu saat makan bisa memengaruhi kesehatan seseorang. Nabi Muhammad rutin berpuasa tidak hanya selama Ramadhan, tetapi pada hari-hari tertentu, seperti Senin, Kamis, dan tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Islam.

Puasa bisa membantu menurunkan berat badan, meningkatkan sensitivitas insulin, mempercepat metabolisme, mengurangi rasa lapar, memperbaiki pola makan, meningkatkan fungsi otak, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

8. Kebersihan gigi

Disebutkan bahwa tiap sebelum dan sesudah tidur, Nabi Muhammad selalu menyikat gigi menggunakan bagian dari cabang yang tidak berbuah dan harum atau disebut Arak. Menurut Survei Kesehatan dari Skotlandia, penelitian menemukan bahwa 70 persen orang dengan kebersihan gigi yang buruk berisiko terkena penyakit jantung.

9. Minum air perlahan

Nabi Muhammad menyarankan untuk tidak minum air dalam satu tegukan seperti unta, melainkan meneguknya secara perlahan. Saat ini, ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa ketika seseorang minum terlalu banyak air dalam waktu singkat, hal tersebut dapat menyebabkan ketidakseimbangan kadar elektrolit darah dan mengalami pusing.

10. Kesehatan mental

Kebiasaan lainnya yang tak kalah penting adalah menjaga kesehatan mental. Nabi Muhammad mengajarkan para pengikutnya untuk memiliki pikiran yang damai dan mengingatkan untuk tidak diliputi kecemasan, depresi, atau kemarahan.

"Seorang pria berkata kepada Nabi, 'Beri aku nasihat.' Nabi berkata, 'Jangan marah.' Pria itu bertanya berulang kali dan Nabi menjawab setiap kali, 'Jangan marah.'"

Studi kesehatan telah menunjukkan bahwa kemarahan dapat meningkatkan peluang terkena stroke, membahayakan kesehatan jantung, dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Kenali Lagi Khasiat Puasa untuk Kesehatan dari Kacamata Medis"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)