Kamis, 28 Okt 2021 05:53 WIB

Harga Tes PCR Terbaru Rp 275 Ribu di Jawa-Bali, Berlaku Mulai Kapan Sih?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Tenaga kesehatan melakukan tes swab antigen kepada warga di Gg Bahagia, Kel Gerendeng, Kec Karawaci, Tangerang. Upaya ini sebagai tracing atau pelacakan untuk menekan penyebaran COVID-19. Harga tes PCR terbaru (Foto: Andhika Prasetia)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI menetapkan harga tes PCR terbaru sebesar Rp 275 ribu untuk Jawa-Bali dan Rp 300 ribu untuk luar Jawa-Bali. Beberapa laboratorium terpantau sudah memberlakukan tarif terbaru.

Direktur Jenderal Pelayanan Kementerian Kesehatan RI Prof Abdul Kadir menegaskan akan ada sanksi bagi yang tidak mematuhi harga tes PCR terbaru. Termasuk di antaranya adalah pencabutan izin.

"Pemberlakuan daripada tarif ini, pemberlakuan harga eceran tertinggi ini, itu mulai berlaku pada saat dikeluarkannya surat edaran dari kementerian kesehatan. Dan hari ini surat edaran itu sudah kita keluarkan," jelas Prof Kadir dalam konferensi pers, Rabu (27/10/2021).

"Sehingga dengan demikian berarti mulai berlaku pada saat hari ini," tegasnya.

Prof Kadir menerangkan, penetapan harga tes PCR terbaru ini mempertimbangkan sejumlah aspek. Di antaranya adalah turunnya harga komponen tes PCR seperti reagen, bahan habis pakai, hingga komponen jasa pelayanan.

Selain menurunkan harga eceran tertinggi, Kemenkes juga menetapkan bahwa hasil tes PCR harus sudah keluar dalam 1x24 jam sejak pengambilan sampel.

Beberapa laboratorium sudah menerapkan harga baru. Daftar lab dan klinik dengan harga PCR terbaru bisa disimak DI SINI.



Simak Video "Jika Ada Permainan Harga PCR, Ini Sanksinya! "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)