Kamis, 28 Okt 2021 14:30 WIB

Muncul Tudingan Mafia di Balik Harga Tes PCR, Ini Jawaban Kemenkes

Vidya Pinandhita - detikHealth
Presiden Joko Widodo meminta penurunan harga tes PCR menjadi Rp 300 ribu. Kemenkes menyatakan akan mengecek terlebih dahulu dan melakukan perhitungan. Ilustrasi. Foto: Grandyos Zafna

"Karena jumlah kasus COVID-19 di Indonesia menurun, rata-rata di berbagai dunia juga turun, di India juga kecenderungan menurun, kemudian di China mulai meningkat lagi tapi dia masih di bawah seperti di awal-awal tahun lalu. Maka mereka oversupply dari pada reagen," lanjut Azhar.

Dugaan adanya mafia di balik dinamika harga PCR salah satunya disampaikan oleh relawan Ormas Pro Jokowi (Projo). Projo mengapresiasi kebijakan Jokowi menurunkan harga tes PCR. Namun di samping itu ia menyebut, terdapat mafia PCR yang merampok rakyat.

Menurutnya, aturan tes PCR sebagai syarat perjalanan ketika kasus COVID-19 RI melandai adalah hal aneh. Mengingat ketika penularan COVID-19 sedang masif, pemerintah memperbolehkan tes antigen dan genose sebagai syarat perjalanan.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Pandangan Epidemiolog soal Perbedaan Harga PCR Indonesia dan India"
[Gambas:Video 20detik]

(vyp/up)