Senin, 01 Nov 2021 13:22 WIB

Spanyol Larang Keras Iklan Minuman Manis, Es Krim dan Cokelat, Ada Apa?

Akbar Malik - detikHealth
Sarapan Cokelat Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Kata Peneliti Foto: Getty Images/FotografiaBasica
Jakarta -

Spanyol akan melarang iklan makanan-makanan tidak sehat seperti cokelat, biskuit, dan es krim. Hal itu bertujuan untuk memerangi obesitas pada anak-anak di Spanyol.

Mengutip Reuters, iklan makanan tersebut mencakup lima kategori produk, antara lain mulai dari cokelat, permen, biskuit manis, es krim, hingga minuman bersoda. Terlepas dari kandungan nutrisinya, Menteri Urusan Konsumsi Alberto Garzon melarang produk tersebut diiklankan untuk anak di bawah umur.

"Anak-anak kami sangat mudah terpengaruh iklan dan kewajiban kami untuk melindungi mereka," kata Garzon di Twitter, Kamis, (28/10/2021).

Selain itu, produk makanan lain akan mendapatkan larangan yang sama apabila kandungan lemak, gula, dan garamnya melebihi batas tertentu.

Berdasarkan laporan Organization of Consumers and Users (OCU), sembilan dari sepuluh iklan makanan yang ditargetkan untuk anak-anak adalah produk yang tidak sehat.

Langkah yang diambil oleh Garzon itu masih belum ketok palu alias masih memerlukan persetujuan kabinet. Pertimbangan itu dilakukan mengingat iklan yang akan dihilangkan berada di seluruh medium media sosial dari televisi, radio, internet, hingga aplikasi seluler.

Menurut Badan Gizi dan Keamanan Makanan Spanyol, 40,6 persen anak-anak Spanyol mengalami kelebihan berat badan dan 17,3 persennya obesitas.

Sementara itu, Federasi Industri Makanan dan Minuman Spanyol (FIAB) protes terhadap wacana kebijakan tersebut. FIAB menganggap mereka telah bekerja dengan baik dalam praktik etis periklanan makanan.

"Kami meyakini bahwa produsen makanan dan minuman diserang secara serampangan dan tidak dapat dibenarkan," Kata Direktur Jenderal FIAB Mauricio Garcia de Quevedo dalam sebuah pernyataan.



Simak Video "Mengatur Pola Makan Jadi Solusi Atasi Obesitas Pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)