ADVERTISEMENT

Rabu, 03 Nov 2021 13:31 WIB

Tangan Cedera Gara-gara Ikutan Video Salam dari Binjai? Ini Saran Dokter

Firdaus Anwar - detikHealth
Screenshot video Salam dari Binjai (dok. Istimewa) Foto: Screenshot video 'Salam dari Binjai' (dok. Istimewa)
Jakarta -

Video berjudul salam dari Binjai yang viral membuat sebagian orang ikut mencoba tren memukuli pohon pisang dengan tangan kosong. Di antara video yang beredar, tampak beberapa orang sampai mengalami cedera patah tulang.

Ahli ortopedi dr Oryza Satria, SpOT(K), dari RSUP Fatmawati menjelaskan apa yang terjadi adalah biasanya tulang telapak tangan (metakarpal) akan menerima benturan saat seseorang meninju sesuatu. Nah bila pukulan ini dilakukan dengan teknik yang salah, maka bisa terjadi fraktur pada ujung tulang.

Cedera ini disebut juga sebagai boxer's fracture karena umum terjadi pada saat seseorang meninju.

"Cedera lain yang bisa terjadi adalah patah pada bagian tulang lain di tangan dan pergelangan tangan. Selain patah, dapat juga terjadi cedera ligamen atau struktur jaringan lunak yang menghubungkan antar tulang," kata dr Oryza saat dihubungi detikcom pada Rabu (3/11/2021).

Seseorang harus waspada terhadap risiko cedera patah tulang dan mengakui bila memang tangan terasa tidak baik-baik saja usai memukul sesuatu. Menurut dr Oryza terkadang ada orang yang merasa cederanya bukan masalah lalu kemudian malah pergi ke pengobatan alternatif.

Lakukan tindakan pertama untuk menangani cedera dengan prinsip PRICE (protection, rest, ice, compression, and elevation). Secara sederhana artinya bagian yang cedera diberi penyangga agar terlindungi, didiamkan, lalu diberi kompres dingin dan diposisikan lebih tinggi dari jantung untuk mengurangi bengkak.

"Penanganan cedera dengan cepat dan tepat dapat menghindari dan mengurani komplikasi akibat cedera. Khusus untuk patah pada knuckle kelingking, selain dapat dilakukan dengan gips, untuk mempercepat pemulihan fungsi dapat dilakukan dengan tindakan bedah minimal invasif," pungkas dr Oryza.



Simak Video "Viral 'Fetish KTP' Diduga Penipuan, Ini Kata Dokter Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT