Sabtu, 06 Nov 2021 14:03 WIB

Hajar Terus! Tak Cukup Pakai Vaksin, Pfizer Siapkan Pil Anti-COVID

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
FILE - In this Nov. 9, 2020, file photo, a general view of Pfizer Manufacturing Belgium in Puurs, Belgium. Pfizer and BioNTech say theyve won permission Wednesday, Dec. 2, 2020, for emergency use of their COVID-19 vaccine in Britain, the world’s first coronavirus shot that’s backed by rigorous science -- and a major step toward eventually ending the pandemic.(AP Photo/Virginia Mayo, File) Foto: AP/Virginia Mayo
Jakarta -

Perusahaan farmasi Pfizer melebarkan sayapnya mengembangkan obat untuk pasien COVID-19. Dalam uji klinis, obat antivirus ini mampu mengurangi risiko gejala berat nyaris 90 persen.

Dalam hasil uji klinis, Paxlovid bisa mengurangi risiko rawat inap dan kematian sebesar 89 persen pada orang dewasa yang rentan termasuk lansia. Obat ini dikenal sebagai protease inhibitor, dirancang untuk memblokir enzim yang dibutuhkan virus untuk berkembang biak.

Dikutip dari Reuters, studi obat COVID Pfizer dilakukan pada 1.219 pasien COVID-19 yang dirawat dan meninggal dunia. Pasien yang diteliti memiliki gejala ringan hingga sedang, dan memiliki faktor risiko terjadinya penyakit parah, seperti obesitas dan lansia.

Studi ini menemukan bahwa 0,8 persen pasien yang dirawat di rumah sakit, yang diberikan obat antivirus, tidak ada yang meninggal selama 28 hari setelah pengobatan. Pil anti COVID ini diberikan tiga hari setelah pasien mengalami gejala.

"Data ini memperlihatkan bahwa kandidat obat antivirus kami, bila disetujui oleh pihak berwenang, berpotensi menyelamatkan nyawa pasien, mengurangi tingkat keparahan gejala akibat infeksi COVID-19, dan mengurangi hingga sembilan dari sepuluh kasus rawat inap," kata Kepala Eksekutif Pfizer Albert Bourla.

Pfizer juga mempelajari dampak pengobatan pada orang-orang dengan risiko rendah penyakit COVID dan pada mereka yang telah terpapar virus oleh seseorang di rumah mereka.



Simak Video "Pfizer Klaim Obat Covid-19 Buatannya Turunkan Rawat Inap-Kematian"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)