Sosok Pangeran Vaksin dari India, Disebut Kunci Berakhirnya COVID-19

ADVERTISEMENT

Sosok Pangeran Vaksin dari India, Disebut Kunci Berakhirnya COVID-19

Akbar Malik - detikHealth
Selasa, 09 Nov 2021 06:00 WIB
Serum Institute of Indias Executive Director Adar Poonawalla and his wife Natasha launch the countrys first nasal H1N1 vaccine, Nasovac, at a news conference in Mumbai on July 14, 2010. Indias largest vaccine manufacturer, Serum Institute, announced the launch of its indigenously developed intra-nasal vaccine named Nasovac for preventing H1N1 infections. The single dose vaccine, fitted at the top of a syringe, is just to be sniffed once in each nostril making it a painless procedure. AFP PHOTO/ Punit PARANJPE (Photo by PUNIT PARANJPE / AFP)
Foto: AFP/PUNIT PARANJPE

Niat dan usaha baik pasti menemukan jalan terjal. Gelombang ketiga COVID-19 di India sempat membuat SII diragukan kemampuannya dalam memproduksi vaksin. India pada saat itu melaporkan ada 400 kasus harian. Ketika itu, hanya 2 persen dari 1,3 miliar penduduk India yang telah mendapatkan vaksin lengkap.

Karena India digempur oleh gelombang tiga, SII akhirnya memutuskan untuk menghentikan sementara pasokan vaksin yang dikirim ke negara-negara miskin dan fokus pada vaksinasi di India.

"Saya selalu menjadi patriot untuk negara saya, dan jika negara saya membutuhkan fasilitas saya, saya akan melakukan yang mereka katakan," jelas Adar.

Perjuangan SII tidak usai dalam menyebarkan vaksin. Saat ini SII masih dalam tahap produksi vaksin dengan target ratusan juta dosis untuk didistribusikan kepada negara-negara miskin di seluruh dunia.



Simak Video "Yang Perlu Diketahui soal Booster Kedua Vaksin Covid-19 untuk Lansia"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT