Rabu, 10 Nov 2021 16:30 WIB

Setahun Lebih Tangani COVID-19 Tanpa Tertular, dr Clarin Hayes Buka Rahasia

Vidya Pinandhita - detikHealth
dokter yang sekaligus merangkap jadi selebgram Clarin Hayes terus memberikan edukasi dibidang kesehatan dan kecantikan di bilangan Serpong, Tangerang, Banten. dr Clarin Hayes. Foto: Rachman_punyaFOTO
Jakarta -

Dokter yang juga influencer kesehatan, Alexandra Clarin Hayes, mengaku bersyukur tak pernah terdeteksi positif COVID-19 berdasarkan tes PCR sejak awal masuknya pandemi di Indonesia. Padahal, dirinya aktif bertugas di Wisma Atlet dan sejumlah rumah sakit yang melayani pasien COVID-19. Apa kuncinya?

"Benar-benar dari Mei 2020 sudah terjun saat itu di Wisma Atlet, dinas juga di rumah sakit yang menerima pasien COVID, di Puskesmas juga. Bahkan kemarin Juni 2021 ketika kasus lagi naik-naiknya, ibu saya sendiri sempat positif COVID-19 dan isoman saja di rumah," ujarnya dalam diskusi daring, Selasa (10/11/2021).

"Itu pun Puji Tuhan sampai sekarang saya masih negatif, sampai sudah mendapat booster vaksin ketiga Puji Tuhan negatif," imbuh dr Clarin.

Prokes betulan diterapkan, semua dibawa happy

dr Clarin mengaku, upaya yang ia lakukan untuk mencegah tertular COVID-19 sebenarnya hal-hal 'biasa' yang sudah banyak dipaparkan dokter, influencer kesehatan, hingga Kementerian Kesehatan.

Namun ia menegaskan, yang mungkin membuat hasil tes PCR-nya senantiasa negatif hingga kini adalah hal-hal tersebut ia betul-betul terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya menjadi omongan.

"Prokes sudah pasti. Kemudian kalau sering bilang pulang ke rumah langsung mandi, itu nggak di kata-kata saja tetapi benar-benar dilakukan. Pulang langsung ganti, bahkan saya langsung cuci baju sendiri. Rendam langsung cuci biar nggak terlalu lama mengendap di situ kuman-kumannya," bebernya.

Selain itu, ia juga menjaga asupan nutrisi seimbang. Sesibuk-sesibuknya, ia juga selalu menyempatkan olahraga, dibarengi minum vitamin, suplemen, dan memperbanyak konsumsi buah.

"Sebenarnya hal-hal basic yang edukasinya sudah sering kita dengar dari Kementerian Kesehatan, dokter-dokter, influencer kesehatan yang lain. Itu banyak tinggal kita terapkan saja," katanya.

"Yang jelas dibawa happy juga dari saya. Kalau ketakutan untuk tertular saya rasa setiap orang harusnya ada, saya juga ada. Itu dia selama kita bertekun dan kita lakukan tugas kita, yakin deh kalau tujuannya baik Tuhan pasti melindungi," pungkas dr Clarin.

(vyp/up)