Kamis, 11 Nov 2021 07:37 WIB

China Peringatkan Risiko Penularan COVID-19 Lewat Paket Harbolnas 11.11

Ayunda Septiani - detikHealth
Ilustrasi Paket Foto ilustrasi. (Foto: shutterstock)
Jakarta -

Pemerintah China memperingatkan warga soal kemungkinan penularan COVID-19 lewat pengiriman paket belanja pada saat harbolnas 11.11.

Dikutip dari laman The Straits Times, perintah itu dikeluarkan pemerintah china pada Rabu (10/11/2021), setelah menerima laporan tiga pekerja di salah sebuah perusahaan pembuat pakaian anak-anak terinfeksi positif COVID-19.

Pemerintah pun langsung turun tangan dan memeriksa paket-paket dan orang-orang yang mengantarkannya dari kantor perusahaan bernama Haohui Ecommerce Co tersebut.

Dalam pengecekan tersebut, pemerintah setempat sudah mengetes sekitar 300 paket, dan semuanya dinyatakan negatif. Selain itu, pemerintah juga melakukan pengetesan di kota kecil Guanxi, di mana 16 paket dari Haohui Ecommerce dikirimkan.

Pemerintah setempat juga menangguhkan sementara pengantaran paket dari dua kota di provinsi tempat perusahaan tersebut berada, yaitu Xinji dan Jinzhou. Mereka juga menyetop pengiriman paket dari Shenze.

Peringatan tersebut muncul saat warga China tengah bersiap berburu belanjaan di harbolnas di berbagai pusat perbelanjaan maya yang dikenal dengan sebutan 11.11.

Pemerintah Kesehatan setempat mengatakan siapa pun yang menyentuh parsel harus menjalani tes dan pemantauan COVID-19.

Pesta diskon ini digelar tahunan setiap tanggal 11 November, yang dikenal sebagai Hari Jomlo.



Simak Video "Upaya China Cegah Warga Kelaparan di Tengah Lockdown Ketat"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)