ADVERTISEMENT

Kamis, 11 Nov 2021 11:09 WIB

11 November Hari Jomblo Sedunia, Kenali Sederet Manfaat Melajang

Akbar Malik - detikHealth
Ilustrasi ibu lelah dan stres di rumah 11 November diperingati sebagai hari jomblo sedunia (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Tanggal 11 November diperingati sebagai hari jomblo sedunia. Pada mulanya, perayaan hari jomblo terjadi di musim liburan dan belanja tidak resmi China. Orang-orang yang merayakan hari jomblo adalah mereka yang masih melajang.

Hari jomblo pertama kali dirayakan di China setelah sebenarnya disebut juga Hari Sarjana. Perayaan tersebut berasal dari Universitas Nanjing pada tahun 1993. Setelahnya, hari jomblo menyebar ke beberapa universitas lain di Nanjing pada tahun 1990-an.

Pada tahun-tahun tersebut, hari jomblo adalah waktu pertemuan dan perayaan pesta para lajang. Awalnya hanya dirayakan oleh pemuda bujang, maka dari itu namanya Hari Bujang. Namun, selanjutnya dirayakan oleh perempuan juga, sehingga 11 November disepakat sebagai hari jomblo.

Dikutip dari Insider, berikut beberapa manfaat menjadi jomblo bagi kesehatan.

1. Mempunyai support system lebih besar

Orang yang memiliki pasangan mungkin akan selalu mendapatkan afeksi dan perhatian. Meski begitu, jomblo tidak berarti akan kesepian dan tidak mendapatkan perhatian.

Justru, jomblo akan membuka diri karena kebutuhan sosial. Oleh karena itu, perhatian dan bantuan akan banyak didapatkan dari lingkaran pertemanan dan persahabatan.

2. Keuangan lebih stabil

Seorang jomblo akan lebih bebas secara finansial, karena ia belum memiliki tanggungan keuangan yang berasal dari pasangan. Studi Debt memaparkan bahwa orang jomblo cenderung tak berminat membuat kartu kredit, surveinya menyatakan jomblo yang berminat hanya 21 persen dari seluruh pengguna kartu kredit.

Sebaliknya, penelitian yang sama menjelaskan 27 persen pengguna kartu kredit merupakan orang yang sudah memiliki pasangan. Pasangan yang sudah memiliki anak menyumbang angka yang lebih besar, 36 persen.

Meski demikian, tidak memiliki kartu kredit bukan berarti terbebas dari utang. Tapi setidaknya tidak memberikan ruang besar untuk terus berutang melalui kartu kredit.

3. Kualitas tidur terjaga

Jomblo tidur sendiri, dengan begitu ia perlu berebut kasur dengan pasangan. Tidak perlu juga menunggu pasangan pulang untuk bisa tidur bersama. Hal ini berpengaruh pada kualitas tidur yang bisa lebih terjaga.

Menurut survei Amerisleep, kualitas tidur seorang jomblo lebih baik daripada mereka yang sedang menjalani hubungan percintaan. Ini membantu jomblo menjaga pola hidup yang baik agar kualitas hidup senantiasa terjaga.

Peringatan hari jomblo sedunia 11 November juga menjadi pengingat bahwa melajang bikin orang makin rajin olahraga.

Selanjutnya
Halaman
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT