Sabtu, 13 Nov 2021 13:08 WIB

Wabah COVID-19 Kembali Serang Eropa, Austria Lockdown yang Belum Divaksin

Firdaus Anwar - detikHealth
Coronavirus. COVID-19. 3D Render Foto ilustrasi: iStock
Jakarta -

Peningkatan kasus COVID-19 kini dilaporkan terjadi di benua Eropa. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyebut Eropa kini kembali menjadi episentrum atau pusat pandemi COVID-19.

"Eropa kembali menjadi episentrum pandemi ini," sebut Direktur WHO wilayah Eropa, Dr Hans Kluge, beberapa waktu lalu.

Sebagian negara Eropa menanggapi dengan kembali mengetatkan pembatasan sosial. Austria sebagai contoh menerapkan lockdown, namun hanya untuk orang yang belum divaksinasi COVID-19.

Kanselir Austria, Alexander Schallenberg, mengakui rendahnya cakupan vaksinasi sebagai hal yang memalukan. Austria dilaporkan telah memvaksinasi 65 persen warga, dianggap sebagai salah satu negara dengan tingkat cakupan yang rendah di Eropa.

"Tujuannya jelas. Kami ingin mulai hari Minggu seluruh negeri memberlakukan lockdown untuk yang belum divaksinasi," kata Alexander seperti dikutip dari CNN, Sabtu (13/11/2021).

"Negara lain punya cakupan vaksinasi yang lebih tinggi. Ini memalukan karena kami memiliki suplai vaksin yang cukup," pungkasnya.



Simak Video "Eropa Diamuk Covid-19, WHO Perkirakan 2,2 Juta Nyawa Melayang"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)