ADVERTISEMENT

Senin, 15 Nov 2021 16:08 WIB

Corona Subvarian AY.23 Dominan di RI, 'Delta Plus' AY.4.2 Dipastikan Belum Ada

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jakarta -

Indonesia masih mewaspadai kemunculan sub varian Delta COVID-19 AY.4.2 yang diduga menjadi penyebab lonjakan kasus di banyak negara. Varian yang diberi nama 'Delta Plus' ini juga sudah ditemukan di negara tetangga Singapura dan Malaysia.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan Indonesia sudah kemasukan beberapa sub-varian Delta, di antaranya AY.23 dan AY.24. Sub-varian Delta yang paling dominan adalah AY.23.

"Terbanyak di Indonesia adalah sub-variannya AY.23 dan AY.24 tapi AY.4.2 (varian Delta Plus) yang belum ada," katanya dalam konferensi pers PPKM, Senin (15/11/2021).

Menkes menjelaskan semua varian Delta, baik turunannya maupun versi aslinya, memiliki mutasi genetik yang mirip. Pun jika ke depannya ada kasus sub varian Delta baru yang masuk, Menkes mengatakan kekebalan warga RI bisa untuk menanggulangi penyebarannya.

"Kesimpulan kami sampai sekarang adalah kalau misalnya ada masuk anaknya atau cucunya (sub-varian Delta), insya Allah kekebalan yang sudah terbentuk di masyarakat kita masih cukup untuk bisa menanggulangi penyebaran ini," jelas Menkes.

(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT