Rabu, 17 Nov 2021 11:42 WIB

Sederet Cerita Langka Pasien 'Sembuh' dari HIV, Terbaru Pasien Esperanza

Vidya Pinandhita - detikHealth
HIV - sexually transmitted disease blood test and treatment Ilustrasi. Foto: iStock

2. Berlin patient (2008)

Kasus lainnya dialami oleh Timothy Brown, pasien asal Berlin pada 2008. Awalnya, Timothy Brown mengidap leukemia stadium akhir, juga harus menjalani dua transplantasi sel induk dan kemoterapi yang sangat agresif. Berbeda dengan London patient yang hanya menerima satu transplantasi dengan kemoterapi ringan.

Pada 2019, Timothy Brown terhitung telah delapan tahun menjalani ART sehingga dokter merasa yakin untuk menyatakan dirinya 'sembuh'.

"Dengan mencapai remisi pada pasien kedua menggunakan pendekatan serupa, kami telah menunjukkan bahwa Pasien Berlin bukanlah suatu anomali, dan bahwa pendekatan pengobatan yang benar-benar menghilangkan HIV pada dua orang ini," kata Profesor Ravindra Gupta, penulis utama dari studi Pasien London oleh University College London (UCL) di CROI, dikutip dari situs Avert, Rabu (17/11/2021).

"Melanjutkan penelitian kami, kami perlu memahami apakah kami dapat melumpuhkan reseptor ini pada orang dengan HIV, yang mungkin dilakukan dengan terapi gen," sambungnya.

3. Mississippi baby (2013)

Pada 2013, seorang bayi yang lahir dengan HIV di Mississippi, Amerika Serikat, secara fungsional sembuh dari HIV. Bayi tersebut diberi dosis kuat tiga obat antiretroviral segera setelah lahir.

Pengobatan berhenti pada usia 18 bulan ketika ibunya hilang dari perawatan. Namun ketika ibu dan bayi kembali menjalani perawatan lima bulan kemudian, viral load bayi tidak lagi terdeteksi.

Sayangnya setahun kemudian, ditemukan kembali HIV pada sang bayi. Fenomena ini dinilai penting dalam ranah penelitian karena menunjukkan, ART dini yang dinilai agresif dapat menghasilkan remisi jangka pendek pada anak-anak.

4. French teenager (2015)

Pada Juli 2015, peneliti mengumumkan bahwa seorang remaja asal HIV yang terdeteksi terinfeksi HIV saat lahir masih dalam keadaan sehat 12 tahun sejak terakhir menggunakan ART. Hal ini menjadi kasus HIV pediatrik terlama yang diketahui sampai saat ini.

Akan tetapi, penyebab remaja ini bernasib lebih baik dibanding Mississippi bayi masih belum diketahui.

5. Visconti group (2012)

Dalam penelitian pada 2012, 14 orang Perancis yang hidup dengan HIV dijuluki 'Visconti group' mulai menggunakan ART 10 minggu setelah terinfeksi. Setelah tiga tahun pengobatan, mereka berhenti menjalani pengobatan. Mereka mempertahankan tingkat HIV yang rendah dalam waktu rata-rata tujuh tahun.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Apa Kaitannya HIV/AIDS dengan Varian Omicron?"
[Gambas:Video 20detik]

(vyp/naf)