Kamis, 18 Nov 2021 16:01 WIB

DPR Sebut Jokowi Minta Vaksin Nusantara Jadi Booster COVID-19

Vidya Pinandhita - detikHealth
Presiden Joko Widodo menghadiri KTT G20 yang digelar di Roma, Italia. Momen Jokowi yang selalu bermasker di hadapan para pemimpin dunia pun jadi sorotan. Presiden RI Joko Widodo. Foto: AP Photo
Jakarta -

Booster atau vaksin COVID-19 dosis ketiga untuk masyarakat Indonesia direncanakan bakal mulai diberikan pada Januari 2021. Muncul kabar booster bakal menggunakan vaksin-vaksin COVID-19 dalam negeri, termasuk vaksin Nusantara besutan eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

"Kami mendapatkan informasi terakhir dari hasil rapat kabinet terbatas kemarin. Informasinya bahwa Pak Jokowi mendorong agar vaksin produksi dalam negeri Merah Putih dan Nusantara juga nanti menjadi bagian yang diprioritaskan untuk menjadi vaksin booster," ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena dalam diskusi daring, Kamis (18/11/2021).

Selain itu, vaksin COVID-19 Zivivax asal China juga bakal diproduksi dalam negeri. Walau memang untuk jenis vaksin ini, hanya sebagian proses yang dilakukan di Indonesia.

"Termasuk juga saya mendengarkan bahwa Zivivax yang diimpor dari Cina bekerja sama dengan Biotis di Cina itu juga, atau di Surabaya atau di Bogor, dengan Biotis juga vaksin Zivivax juga diproduksi dalam negeri walaupun hanya sebagian proses," sambungnya.

"Kami rasa penting agar vaksin dalam negeri seperti Zivivax misalnya yang sudah diproduksi dalam negeri maupun Merah Putih dan Nusantara, itu juga yang menjadi prioritas kita untuk menjadi booster 2022 nanti," pungkas Melki.

Simak Video: Berikut Bocoran Perkiraan Harga Booster Vaksin Covid-19

[Gambas:Video 20detik]




(vyp/kna)