ADVERTISEMENT

Jumat, 19 Nov 2021 09:33 WIB

Cara Pegang Raket Nyamuk Biar Nggak Capek, Posisi Tangan dan Arah Ayunan

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
tips memilih Raket nyamuk Ilustrasi raket nyamuk (Foto: Ayunda Septiani/detikHealth)
Jakarta -

Sama-sama diayun, raket nyamuk jelas beda dengan raket badminton apalagi raket tenis. Cara menggunakannya pun berbeda, butuh trik khusus biar nggak capek karena memang lebih berat dan kadang-kadang gampang rusak.

Berbeda dengan badminton dan tenis, teknik mengayun raket nyamuk tidak memiliki panduan baku. Sejauh nyaman bagi penggunanya, maka sah-sah saja dilakukan. Atas-bawah atau kiri-kanan, atau bahkan diagonal, tidak ada yang melarang.

Meski begitu, tentu ada best practice yang bisa dipelajari. Berikut ini pengalaman beberapa pengguna raket tenis terkait cara mengayun raket nyamuk yang baik dan benar.

1. Arah ayunan

Dengan alasan lebih praktis, banyak orang lebih memilih mengayunkan raket kiri-kanan dibanding atas bawah, apalagi diagonal. Bagi sebagian orang, arah ayunan ini juga dinilai lebih efektif.

"Lebih sering kiri-kanan soalnya kayak lebih langsung mencakup aja gitu nyamuknya," kata Sita Aisha (22), seorang mahasiswi di Tangerang.

2. Strategi

Soal strategi mendekati target, ada dua aliran yang dianut, salah satunya menyesuaikan arah terbang nyamuk. Artinya, nyamuk akan ditepuk dengan raket nyamuk secara diam-diam dari belakang.

"Dari belakang, karna biasanya kena target," kata Marlina (20), seorang karyawan swasta di Tangerang.



3. Ayun kencang atau pelan?

Soal kecepatan mengayun, umumnya pengguna raket nyamuk memilih sedang hingga cepat dengan alasan target keburu kabur kalau terlalu pelan. Pilihan ini ada benarnya, sebab pergerakan nyamuk lumayan gesit.

"Sedeng sih tapi rada cepet biar nyamuknya gak ada waktu buat kabur," kata Sita.

Meski demikian, mengayun raket nyamuk terlalu kencang juga bukan tanpa risiko. Problem utama pengguna raket nyamuk adalah jika kepentok lemari atau tembok, raket jadi cepat rusak.

"Pernah waktu itu sempet kepentok ujung lemari. Tapi untung nggak kenapa-napa sih raketnya, masih berfungsi," kata Ni Putu Putri (21), mahasiswi di Tangerang yang kebetulan suka badminton dan selalu ingin men-smash nyamuk dengan raket.

Pegang raket nyamuk, sebaiknya backhand atau forehand? Selengkapnya di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT