Jumat, 19 Nov 2021 10:21 WIB

Booster Vaksin COVID-19 Penting, Kapan Harus Disuntikkan?

Jihaan Khoirunnisaa - detikHealth
Vaksin Johnson and Johnson diperkirakan masuk Indonesia bulan depan. Kehadiran vaksin satu kali suntik ini membuat vaksin COVID-19 kian beragam untuk masyarakat Foto: AP Photo
Jakarta -

Ketua Satuan Tugas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban mengungkapkan jenis vaksin terbaik untuk booster adalah yang sudah tersedia di sekitar. Menurutnya, vaksin booster atau dosis ketiga dapat diberikan enam bulan setelah vaksin kedua.

"Beda platform bagus pake sama boleh. Enam bulan setelah vaksinasi yang kedua," kata Zubairi dikutip dari laman CNBC Indonesia, Jumat (19/11/2021).

Sementara itu, Sukamto Koesno yang merupakan Vaksinolog menekankan pentingnya booster untuk diberikan. Yakni terkait kekebalan yang dirangsang dari vaksin pada masa tertentu akan menurun. Mengutip dari beberapa penelitian, Sukamto mengatakan efektivitas vaksin COVID-19 akan menurun setelah enam bulan. Sehingga dosis ketiga diharapkan bisa menaikkan antibodi lagi.

Dikatakannya vaksin booster juga harus cocok dengan strain virus yang ada. Serta memiliki kemampuan mencegah penyakit.

"Ada persyaratan WHO mensyaratkan 50%. Penting meningkatkan jumlah ambang minimal bisa memproteksi seseorang dari virus tersebut," ujarnya.

Soal jenis vaksin yang digunakan, menurutnya yang terpenting bisa meningkatkan antibodi dan sesuai dengan strain virus yang ada saat ini. "Penelitian booster masih on going masih berjalan. Vaksin yang kita gunakan untuk booster nanti adalah mau yang sama atau yang berbeda bisa meningkatkan antibodi sesuai dengan strain virus," jelas Sukamto.

Di kesempatan berbeda, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan pemerintah saat ini tengah mengkaji soal pemberian vaksin booster. Tujuannya untuk melihat kombinasi yang terbaik untuk vaksin COVID-19.

Dia berharap kebijakan booster sudah bisa diambil pada akhir tahun tahun ini.

"Tahun depan memberikan booster sekarang sedang dikaji lembaga penelitian dengan ITAGI melihat kombinasi yang baik," pungkasnya.



Simak Video "Berikut Bocoran Perkiraan Harga Booster Vaksin Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(akd/up)