Rabu, 24 Nov 2021 10:55 WIB

Pakar IDI Sentil Anggapan PPKM Level 3 Tak Diperlukan: Lihat Singapura

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
PPKM Akhir Tahun 2021: PPKM Level 3 Seluruh RI hingga Hal yang Dilarang Pakar IDI buka suara soal PPKM level 3 dinilai tak perlu lantaran tren COVID-19 menurun. (Foto: Andhika Prasetia/Detikcom)
Jakarta -

Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban tak setuju jika PPKM level 3 kurang diperlukan di tengah tren kasus COVID-19 menurun. Ia meminta Indonesia belajar pada apa yang terjadi di negara-negara lain saat ini.

Seperti diketahui, beberapa dari negara yang mencatat cakupan vaksinasi COVID-19 tinggi, kini kembali mengalami lonjakan kasus. Amerika per Rabu (24/11/2021) misalnya, mencatat 86 ribu kasus baru, disusul Jerman 54 ribu kasus, dan Inggris mencatat lebih dari 42 ribu infeksi COVID-19 dalam sehari.

"Saya tidak setuju jika peningkatan PPKM tidak diperlukan. Apalagi atas alasan herd immunity yang sudah terbentuk. Lihat Singapura, Amerika, dan Inggris," beber Prof Zubairi dalam akun Twitternya.

"Mereka sudah capai herd immunity? Secara teoritis sudah. Tapi nyatanya jumlah kasus baru mereka itu masih tinggi banget," sambung dia.

Karenanya, PPKM level 3 dinilai Prof Zubairi sebagai langkah yang tepat untuk menghindari perburukan situasi COVID-19 seperti masa krisis Juli lalu, meski positivity rate Indonesia kini tercatat rendah.

"Jangan sampai kita masuk krisis lagi. Mari kita bersimpati kepada orang-orang yang sekarat karena COVID-19 bahkan meninggal ketika itu, atau saat ini," lanjut dia.

Simak video 'Polri Siapkan Aturan Pengamanan PPKM Level 3 Se-Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



(naf/fds)