Kamis, 25 Nov 2021 14:49 WIB

Bahaya Penggumpalan Darah Otak, Penyebab Anggiat Pingsan Usai Cabut Laporan

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Anggiat Pasaribu mencabut laporan terkait keributan dengan Anggota DPR Arteria Dahlan di Bandara Soekarno-Hatta. Anggiat turut meminta maaf kepada Arteria. Anggiat Pasaribu. (Foto: Andhika Prasetia)
Jakarta -

Kasus antara Arteria Dahlan dengan Anggiat Pasaribu berakhir dengan permintaan maaf. Namun, usai mencabut laporan polisi terhadap Arteria, Anggia pingsan.

"Memang dia sakit. Dia ada penggumpalan darah di otak, udah pernah diangkat juga operasinya itu," jelas pihak keluarga, Clanse Pakpahan Kamis (25/11/2021).

Pembekuan atau penggumpalan darah bisa terjadi di berbagai anggota tubuh. Mulai dari perut, lengan atau tungkai, jantung, paru-paru, hingga otak.

Penggumpalan darah yang terjadi di otak bisa menimbulkan gejala stroke. Sumbatan akibat gumpalan darah itu akan membuat aliran darah ke otak terganggu, sehingga kebutuhan darah tidak tercukupi.

Hal ini membuat otak tidak bisa mendapat nutrisi dan oksigen. Akibatnya, sel-sel otak bisa mulai mati dan semakin sulit untuk disembuhkan. Jika seseorang mengalami pembekuan darah di otak seperti yang dialami Anggiat Pasaribu, akan mengalami beberapa gejala seperti:

  • Kesulitan untuk berbicara
  • Kesulitan untuk melihat
  • Ketidakmampuan untuk bergerak atau merasakan satu sisi tubuh
  • Kejang

Adapun hal-hal buruk lain yang mungkin bisa terjadi akibat penggumpalan darah di otak ini yang dikutip dari Healthline, yaitu:

1. Gangguan pada sistem pernapasan

Pembekuan darah di otak bisa menyebabkan masalah pada sistem pernapasan. Hal ini membuat orang yang mengidapnya kesulitan untuk mengontrol saat makan atau menelan yang disebut juga dengan disfagia.

Selain itu, kondisi ini bisa mempersulit untuk mengarahkan makanan ke esofagus dan masuk ke saluran pernapasan yang akan menyebabkan gangguan pada paru-paru. Hal ini bisa menimbulkan komplikasi yang serius, seperti infeksi dan pneumonia.

2. Gangguan pada sistem saraf

Jika terjadi pembekuan darah di otak, si penderita akan mengalami masalah penglihatan yang membuat mata sulit untuk digerakkan dan mengurangi kemampuan dalam melihat.



Simak Video "Varian Omicron 5 Kali Lipat Lebih Cepat Menular Dibanding Delta"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)