Minggu, 28 Nov 2021 07:52 WIB

Viral 'Healing' Hancurkan Barang, Ramai karena Orang Jakarta Gampang Stres?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Viral Healing Hancurkan Barang di Jakut, Jangan Lupa Bawa Warisan Mantan! Foto: 20detik
Jakarta -

Belakangan ini, video Tiktok 'healing' dengan menghancur-hancurkan barang viral di media sosial. Di Breakroom, Jakarta Utara, pengunjung difasilitasi barang-barang beling, alat pemukul, dan perangkat proteksi untuk melampiaskan emosi.

Manajer Breakroom, Sisca Febriana, menjelaskan setiap pengunjung bakal dikenakan biaya Rp 100 ribu untuk 10 botol beling. Jika ingin menambah barang, pengunjung bakal dikenakan biaya tambahan berkisar Rp 150 hingga 750 ribu.

Di samping itu, pengunjung diperbolehkan membawa barang sendiri dengan syarat bukan benda berunsur gas dan api. Sisca menjelaskan, kebanyakan pengunjung datang dengan motivasi putus cinta, membawa foto dan barang pemberian mantan pacar.

"Sebenarnya kalau fungsi utamanya buat menghancurkan barang. Kan untuk itu kita butuh tenaga juga, jadi mengeluarkan tenaga banyak kan kita sambil berolahraga tuh, mengeluarkan keringat sambil kita meluapkan emosi di situ," terang Sisca saat ditemui di detikcom dan ditulis Minggu (28/11/2021).

Diduga viral gara-gara warga Jakarta banyak stresnya

Breakroom berdiri sejak Januari 2019. Sisca mengisahkan, tempat ini didirikan berlatar belakang masyarakat Jakarta yang memiliki stres tinggi, misalnya karena pekerjaan yang padat dari pagi hingga larut malam.

"Kita tahu sendiri, (masyarakat Jakarta) pagi berangkat kerja, pulang lagi sampai malam. Kapan orang Jakarta mau rekreasi? Begitu kan, jadi seseorang pasti pas libur ada waktu, pinginnya bagaimana caranya itu stres hilang," beber Sisca.

Ia mengaku awalnya tak menduga Breakroom bakal ramai dibidik warga Jakarta. Terlebih semenjak viral baru-baru ini, Sisca menyebut pengunjungnya meningkat gara-gara melihat video viral yang beredar di media sosial.

"Sebenarnya kalau saya sendiri, mungkin sebelumnya nggak terpikir Breakroom bakal seramai ini. Ternyata orang yang pada stres, itu banyak banget. Karena tempat ini kan buat private, pelampiasan emosi begitu," sambungnya.

Menurut Sisca, kebanyakan pengunjung Breakroom adalah remaja dan usia muda yang sudah bekerja. Mulai dari motivasi paling dominan yakni putus cinta, sampai lelah bekerja.

"(Gender pengunjung) campur-campur, semua ada. Tapi dari segi umur, kebanyakan remaja muda. Mungkin karena tingkat stresnya tinggi di remaja ya?" ujar Sisca.

"Kebanyakan pengunjung dari Jakarta. Cuma yang dari luar kota juga banyak. Ada yang dari Medan jauh-jauh ke sini cuma pingin ke Breakroom. Ada juga yang dari Jawa Timur. Para pekerja sih kebanyakan," pungkasnya.



Simak Video "Luapkan Emosimu Di Sini, Hancurkan Saja Semua Hingga Berkeping!"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/fds)