ADVERTISEMENT

Senin, 29 Nov 2021 14:35 WIB

Viral Ada yang Kegap Selingkuh, Kemenkes Luruskan Fungsi PeduliLindungi

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Uji coba scan QRcode aplikasi Peduli Lindungi dilakukan di Solo Grand Mall (SGM). Simulasi ini untuk mengedukasi warga tentang tata cara masuk mal di Solo. Viral ketahuan selingkuh lewat aplikasi PeduliLindungi, begini kata Kemenkes. (Foto: Agung Mardika)
Jakarta -

Pengakuan seorang netizen yang mengetahui pasangannya selingkuh lewat riwayat perjalanan di PeduliLindungi, viral di media sosial. Kementerian Kesehatan angkat bicara, menjelaskan lagi fungsi aplikasi PeduliLindungi yang sebenarnya yakni untuk membatasi penularan COVID-19.

"Waduh. Aduh, PeduliLindungi itu untuk meningkatkan protokol kesehatan di tempat publik," tutur Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) dr Siti Nadia Tarmizi, saat dihubungi detikcom Senin (29/11/2021).

"Dan bisa memisahkan kasus positif tidak bergejala dan kontak erat di tempat publik," sambungnya.

Curhat netizen soal kasus perselingkuhan yang terungkap melalui history PeduliLindungi ini sontak jadi sorotan netizen. Beberapa dari mereka rupanya yang mengalami hal serupa, sembari ikut membagikan bukti riwayat sang pasangan.

Sementara yang lain masih terheran-heran mengapa mengapa fitur di aplikasi skrining COVID-19 bisa menjadi petunjuk pasangan 'main belakang'.

"Bagaimana ceritanya bisa ketahuan selingkuh dengan aplikasi PeduliLindungi?" tanya salah satu netizen.

Seperti diketahui, PeduliLindungi membuat seseorang yang dinyatakan positif COVID-19 atau belum divaksinasi tidak bisa masuk ke sejumlah fasilitas umum dan tempat publik. Hal ini terlihat dari status masing-masing pengguna aplikasi PeduliLindungi.

Pemerintah berharap aplikasi PeduliLindungi bisa membantu memonitor kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT