Rabu, 01 Des 2021 14:45 WIB

Muncul Varian Omicron, Kemenkes Akan Percepat Vaksin Booster?

Ayunda Septiani - detikHealth
Scientists are done research on vaccine in laboratory with test tubes on Covid19 Coronavirus type for discover vaccine. Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/chayakorn lotongkum)
Jakarta -

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, MEpid, menjelaskan saat ini vaksin booster belum diperlukan untuk mencegah dari varian COVID-19 Omicron.

"Untuk vaksinasi booster sampai saat ini belum diperlukan. Yang paling penting adalah seluruh sasaran vaksinasi itu mendapatkan vaksinasi dosis 1 dan dua," jelas Nadia dalam konferensi virtual, Rabu (1/12/2021).

"Karena kita bisa melihat, terjadinya gelombang ketiga di banyak negara itu dikarenakan, walaupun cakupan vaksinasinya sudah 50-60 persen, masih menyisakan kelompok sasaran yang belum divaksinasi," tambah Nadia.

Disebutkan Nadia, hal tersebut menjadi celah untuk berkembangnya virus dan bisa menularkan di masyarakat jika tidak dilakukan vaksinasi secara merata terlebih dahulu.

"Dan kita tahu virus itu punya kesempatan untuk menyebarkan, maka dia akan lebih mudah mutasi atau varian baru," jelasnya.

Nadia juga menambahkan, saat ini Kemenkes akan menyegerakan vaksinasi dosis 1 dan 2 agar tidak ada lagi celah untuk virus berkembang.



Simak Video "Apakah Suntikan Booster Efektif Lawan Varian Baru Covid-19?"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)