Kamis, 02 Des 2021 11:00 WIB

Varian Omicron Terdeteksi di Arab Saudi, Warga RI Masih Bisa Umroh?

Ayunda Septiani - detikHealth
Saat ini pemerintah Arab Saudi telah membuka kembali untuk umroh dan haji di jamaah negara internasional. Tetapi tidak semua negara bisa masuk karena alasan tertentu dan jenis vaksin yang tidak diakui oleh Saudi Arabia. Lalu bagaimana nasib  para jamaah umroh dan haji Indonesia? Varian Omicron terdeteksi di Arab Saudi. (Foto ilustrasi: Getty Images)
Jakarta -

Belum lama ini Arab Saudi mengkonfirmasi kasus pertama varian Omicron B.1.1.529. Kantor berita negara setempat SPA mengumumkan kasus varian Omicron di Arab Saudi berasal dari Afrika Utara.

Dikutip dari Reuters, ini adalah kasus varian Omicron pertama yang dilaporkan di Timur Tengah dan Afrika Utara. Kementerian mengatakan orang itu adalah warga negara Saudi yang telah melakukan perjalanan dari negara Afrika Utara, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Apa akan ada pembatasan perjalanan dari RI ke Saudi imbas varian Omicron?

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, MEpid, menjelaskan terkait perjalanan ke Arab Saudi saat ini masih belum ada perubahan.

"Belum ada perubahan dari yang kemarin sudah disampaikan perubahan hanya pada karantina selama 10 hari dari yang sebelumnya 7 hari," jelas Nadia, saat dihubungi detikcom, Kamis (2/12/2021.

Sebelumnya, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas memastikan akan memberangkatkan jemaah umroh di Desember 2021 setelah otoritas penerbangan Arab Saudi, General Authority of Civil Aviation (GACA) membuka pintu bagi WNI.

"Jemaah umroh yang tertunda keberangkatannya, berdasarkan data yang ada pada sistem informasi pengawasan terpadu umrah dan haji khusus (siskopatuh) sampai saat ini terdapat 59.757 jemaah umrah yang tertunda keberangkatannya karena pandemi COVID-19," kata Yaqut saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII DPR, Selasa (30/11/2021).

Yaqut menyebut sebanyak 18.752 jemaah umroh di antaranya sudah memegang visa sehingga bisa langsung diberangkatkan. Mereka, kata dia bakal diberangkatkan pada Desember 2021 ini.



Simak Video "Temuan Seputar Varian Omicron yang Perlu Jadi Perhatian"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)