Kamis, 02 Des 2021 16:52 WIB

Dexamethasone Obat Apa? Ini Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya

Astika - detikHealth
Peneliti di Inggris menyatakan ujicoba pengobatan COVID-19 menggunakan dexamethasone menunjukkan keberhasilan dalam menyelamatkan nyawa pasien. Dexamethasone adalah obat kortikosteroid. (Foto: Getty Images/Matthew Horwood)

Namun, sama halnya dengan obat golongan steroid lainnya, penggunaan dexamethasone dalam jangka panjang dan dosis tinggi (overdosis) memberikan efek yang merugikan, seperti:

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Memicu kenaikan gula darah (diabetes)
  • Tulang keropos (osteoporosis), terutama pada tulang pinggul dan tulang belakang
  • Gangguan mental serius, seperti paranoid dan depresi
  • Kehilangan massa otot (proximal myopathy)
  • Sindrom cushing dengan gejala moon face (wajahnya bengkak seperti bulan), striae, dan acne (jerawat)
  • Daya tahan tubuh turun sehingga rentan terhadap infeksi
  • Penggunaan pada anak dapat menghambat pertumbuhan

Akibat risiko efek samping yang bisa ditimbulkan, pemberian dan penggunaan dexamethasone harus di bawah pengawasan dokter.

Bahkan pada beberapa kondisi, tidak diperbolehkan berhenti minum obat ini tanpa konsultasi dengan dokter karena bisa timbulkan akibat yang lebih buruk. Pada kondisi ini dikenal dengan istilah tapering-off, yakni penurunan dosis secara bertahap untuk mencegah perburukan pada tubuh pasien.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Peneliti Ungkap Dexamethasone Manjur untuk Pasien Corona Sakit Parah"
[Gambas:Video 20detik]

(fds/fds)