Jumat, 03 Des 2021 08:30 WIB

RI Hati-hati! 4 Negara Asia Ini Sudah Kemasukan Varian Omicron

Ayunda Septiani - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Empat negara Asia laporkan kasus COVID-19 varian Omicron. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Beberapa negara saat ini bergantian mengumumkan dan mendeteksi adanya kasus varian COVID-19 Omicron. Munculnya varian Corona B.1.1.529 atau varian Omicron membuat dunia khawatir.

Varian ini pun diduga menyebar lebih cepat, dan membuat banyak negara kembali menutup perjalanan internasional.

Selain itu, varian Omicron telah diklasifikasikan sebagai 'variant of Concern' (VOC) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang berarti berisiko lebih menular, lebih ganas atau lebih terampil menghindari tindakan kesehatan masyarakat, vaksin dan terapi.

Varian Omicron memiliki lebih dari 30 mutasi pada protein spike yang memungkinkan virus masuk ke dalam tubuh. Para ahli telah memperingatkan bahwa banyak dari mutasi ini dapat menyebabkan peningkatan resistensi dan penularan antibodi, yang dapat membatasi efektivitas vaksin COVID yang ada.

Beberapa negara melaporkan adanya temuan varian Omicron, beberapa di antaranya ada dari Asia. Mana saja?

1. Singapura

Terakhir Singapura, pemerintah setempat belum lama ini mengkonfirmasi 2 kasus impor COVID-19 varian Omicron B.1.1.529. Kedua kasus masuk ke Singapura dari Johannesburg Afrika Selatan dengan penerbangan SQ479 pada Rabu lalu.

Kasus 271487 merupakan warga 44 tahun yang tiba di Singapura dari Mozambique, transit melalui Johannesburg. Tes di Mozambique pada 29 November hasilnya negatif.

Kasus 271598 adalah wanita Singapura berusia 41 tahun, tiba dari Afrika Selatan. Tes keberangkatan di Johannesburg pada 29 November hasilnya juga negatif.

Kedua kasus saat ini diisolasi di National Centre for Infectious Diseases (NCID), dengan gejala ringan yakni batuk dan gatal-gatal di tenggorokan. Dilaporkan, keduanya sudah divaksinasi penuh.

2. India

Kementerian Kesehatan India mengungkapkan pada Kamis (2/12/2021), telah mendeteksi kasus pertama varian Omicron.

Menyadur Channel News Asia, Kamis (2/12/2021), kasus varian Omicron tersebut terdeteksi pada dua pasien di negara bagian Karnataka selatan.

"Semua kontak primer dan kontak sekunder dari kedua kasus telah dilacak dan sedang diuji," kata Lav Agarwal, sekretaris bersama kementerian kesehatan.

Lav Agarwal mengatakan bahwa kedua pasien tersebut menunjukkan gejala ringan.

Simak video 'Waspada! Kasus Omicron Global Terus Meningkat':

[Gambas:Video 20detik]



3. Hong Kong

Hong Kong sebelumnya juga mengkonfirmasi adanya dua kasus Corona varian Omicron. Kasus pertama berkaitan dengan orang yang baru tiba dari Afrika Selatan (Afsel).

Kasus yang ditemukan di Hong Kong pun terjadi pada seorang pria berusia 36 tahun yang memiliki hasil tes PCR negatif sebelum terbang dari Hong Kong ke Afrika Selatan.

Laki-laki tersebut tinggal dari 22 Oktober hingga 11 November. Saat kembali ke Hong Kong, tesnya negatif. Namun, tes menunjukkan hasil positif pada 13 November pada saat dikarantina.

Sementara itu, kasus kedua berkaitan dengan seseorang yang baru melakukan perjalanan dari Kanada.

4. Jepang

Pemerintah Jepang pada Selasa, (30/11/2021) mengumumkan telah menemukan satu kasus infeksi virus COVID-19 Varian Omicron di negaranya. Infeksi itu didapatkan secara impor.

Dikutip dari laman Japan Times, kasus pertama Omicron di Negeri Sakura tersebut didapatkan dari seorang diplomat Namibia berusia 30-an yang tiba di Bandara Narita, Tokyo.

"Seorang diplomat Namibia berusia 30-an telah ditemukan terinfeksi dengan varian yang sangat bermutasi setelah ia dites positif terkena virus corona di Bandara Narita dekat Tokyo pada saat kedatangannya pada hari Minggu," jelas sumber pemerintah itu.

Jepang sendiri telah menutup kembali perbatasannya mulai 30 November 2021. Langkah ini diambil untuk mencegah mewabahnya virus Corona B.1.1.529 atau

(ayd/up)