Jumat, 03 Des 2021 15:12 WIB

Haji Lulung Kena Serangan Jantung Berulang, Apa yang Bisa Jadi Pemicu?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Haji Lulung di Masjid Sunda Kelapa Foto: Haji Lulung (Tsarina/detikcom)
Jakarta -

Politisi Abraham Lunggana dikabarkan mengalami serangan jantung berulang. Kondisi ini membuat pria yang akrab disapa Haji Lulung tersebut dirawat intensif di rumah sakit.

"Perawatan memang ada masalah jantungnya sedang ditangani intensif di RS Harapan," ujar anggota DPRD DKI Fraksi PAN Riano Ahmad, kepada wartawan, Jumat (3/12/2021).

Riano mengatakan Haji Lulung sudah dirawat selama satu minggu akibat penyakit jantung yang ia alami. Haji Lulung dirawat di ruang ICVCU.

Apa pemicu serangan jantung berulang?

Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Vito A Damay dari RS Siloam Lippo Karawaci menjelaskan, seseorang bisa terkena serangan jantung karena mengalami penyempitan pembuluh darah karena plak yang tertumpuk. Plak yang tertumpuk di aliran darah ini juga bisa diibaratkan sebagai 'sampah', sehingga membuat asupan darah terhambat ke seluruh tubuh.

Saat terkena serangan jantung, prosedur yang dilakukan dokter bisa dengan memasang ring atau operasi bypass. Namun, dokter jantung juga akan menjaga supaya tidak terjadi kemacetan ulang seperti memberikan obat pengencer darah, obat kolesterol, dan obat jantung lainnya.

"Terlepas dari kasus tersebut, memang seseorang bisa mengalami serangan jantung berulang ulang. Bisa dalam waktu beberapa bulan,tahun atau bahkan beberapa minggu," kata dr Vito.

Adapun penyebabnya antara lain:

  • Bagi yang punya diabetes, gula tidak terkendali, jarang minum obat atau tidak teratur
  • Darah tinggi tidak terkontrol
  • Obesitas
  • Tidak olahraga teratur
  • Kolesterol tinggi
  • Masih merokok
  • Tidak teratur minum obat pasca serangan jantung sebelumnya, pemasangan ring atau operasi bypass

Ketika seseorang setelah serangan jantung tetap kolesterol tinggi, tetap darah tinggi, malas malasan minum obat, tetap malas gerak kurang olahraga, dan makan tidak sehat maka risiko kena serangan jantung berulang akan semakin tinggi.

"Kalau seseorang faktor risiko terkontrol baik dan teratur minum obat maka jarang sekali serangan jantung berulang," jelas dr Vito.



Simak Video "Menilik Studi soal Trombosis Pasien Covid-19 yang Picu Serangan Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)