ADVERTISEMENT

Jumat, 03 Des 2021 16:38 WIB

Tega! Perawat Ini Perkosa Pasien Koma di RS Sampai Hamil

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Geger perawat perkosa pasien yang tengah koma. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Seorang perawat dinyatakan bersalah setelah terbukti melakukan tindakan asusila pada seorang pasien yang mengalami koma di rumah sakit. Fakta ini terungkap saat pasien tersebut melahirkan seorang anak.

Adalah Nathan Sutherland, mantan perawat yang resmi dijatuhi hukuman 10 tahun penjara setelah melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap wanita yang tidak berdaya di Hacienda HealthCare, Phoenix, Amerika Serikat.

"Sulit membayangkan orang dewasa yang lebih rentan menjadi korban dalam kasus ini," kata Hakim Pengadilan Tinggi MargaretLaBianca, menambahkan bahwa Sutherland mengeksploitasi posisi kepercayaannya sebagai perawat untuk melecehkan korban secara seksual.

Diberitakan AP, kasus ini pertama kali ditemukan pada Desember 2018 saat seroang karyawan di Hacienda Healthcare mengganti pakaian korban yang saat itu berusia 29 tahun itu ketika melihatnya sedang hamil besar.

Saksi mengatakan kepada polisi tidak tahu kenapa wanita malang itu bisa hamil.

Polisi kemudian melakukan tes DNA dan hasilnya terbukti bahwa DNA sang bayi cocok dengan mantan perawat tersebut. Sutherland telah ditahan sejak Januari 2019 namun baru mendapatkan keputusan resmi penahanannya pada November tahun ini.

Sutherland telah bekerja di Hacienda HealthCare sejak tahun 2012 dan polisi juga menyelidiki apakah pria itu pernah melakukan pelecehan seksual pada pasien-pasien lain dan apakah wanita yang sedang koma tersebut telah dilecehkan olehnya lebih dari satu kali.

Kelahiran yang mengejutkan ini memicu dorongan dari banyak lembaga negara, menyoroti masalah keamanan bagi pasien yang cacat parah atau tidak mampu dan mendorong pengunduran diri kepala eksekutif Hacienda dan salah satu dokter korban.

Reaksi keluarga bisa disimak di halaman SELANJUTNYA.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Konten Negatif Kok Cenderung Mudah Viral?"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT