ADVERTISEMENT

Sabtu, 04 Des 2021 09:17 WIB

Studi Sebut Omicron Kemungkinan Memiliki Materi Genetik dari Virus Selesma

Firdaus Anwar - detikHealth
Coronavirus. COVID-19. Copy space. 3D Render Foto: Getty Images/BlackJack3D
Jakarta -

COVID-19 varian Omicron diketahui memiliki banyak mutasi. Studi menyebut kemungkinan salah satu mutasi yang dimiliki varian Omicron diambil dari materi genetik virus lain.

Pemimpin studi Venky Soundararajan dari perusahaan analisis data medis nference mengatakan beberapa sekuens genetik yang dimiliki Omicron tidak ditemukan pada varian COVID-19 sebelumnya. Namun sekuens tersebut diketahui umum ditemukan pada virus lain, termasuk virus penyebab common cold (selesma).

Studi sebelumnya sudah menemukan bahwa sel di paru-paru manusia dapat terinfeksi oleh COVID-19 dan virus lainnya secara bersamaan. Peneliti mengira kondisi koinfeksi ini dapat memicu rekombinasi, sebuah proses saat dua virus berbeda dalam sel inang yang sama berinteraksi saat memperbanyak diri dan menghasilkan 'keturunan' yang memiliki sebagian materi genetik dari keduanya.

"Kita mungkin telah melewatkan beberapa generasi rekombinasi ini," kata Soundararajan seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (4/12/2021).

Peneliti menyebut varian Omicron kemungkinan membuat dirinya jadi lebih sulit 'terdeteksi' oleh sistem imun dengan cara ini. Perlu penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasinya.



Simak Video "Dokter Paru Jelaskan Alasan 89% Gejala Omicron Batuk Kering"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT