ADVERTISEMENT

Senin, 06 Des 2021 16:30 WIB

Mulai 2022, Vaksin Booster Berbayar Pakai Jenis Apa dan Berapa Harganya?

Astika - detikHealth
Petugas menyuntikan vaksinasi Covid-19 dosis tiga kepada relawan di Graha Wana Bhaktiyasa, Yogyakarta, Selasa (30/11/2021). Sejumlah relawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah D. I. Yogyakarta mengikuti vaksinasi massal Covid-19 dosis tiga di Graha Wana Bhakti Yasa, Yogyakarta. Vaksinasi Covid-19 dosis tiga atau vaksin booster untuk relawan ini menggunakan vaksin moderna. Program vaksin booster diselenggara selama tiga hari. Foto: PIUS ERLANGGA
Jakarta -

Pemerintah merencanakan pemberian pemberian vaksin COVID-19 dosis ketiga sebagai booster dimulai pada Januari 2022. Menurut Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan skema pelaksanaannya nanti dibagi menjadi vaksin berbayar dan adapula yang gratis.

"Semuanya dianjurkan, diwajibkan untuk mendapatkan booster atau suntik ketiga," kata Luhut.

Apa saja jenis vaksin yang dipakai?

Hingga saat ini pemerintah belum mengumumkan jenis vaksin COVID-19 apa yang akan menjadi program vaksin berbayar untuk program booster ini. Namun, dikutip dari laman resmi BPOM, berikut 11 jenis vaksin COVID-19 yang sudah memperoleh izin di Indonesia:

1. Sinovac

2. Sinovac Biofarma

3. Astrazaneca

4. Sinopharm

5. Moderna

6. Pfizer

7. Sputnik-V

8. Janssen

9. Convidecia

10. Zifivax

11. Covovax

Selain itu, pemerintah melalui perusahaan BUMN Farmasi Bio Farma sebelumnya juga sudah menjalankan skema vaksin berbayar dengan nama program vaksin gotong royong. Berikut jenis vaksin yang digunakan dalam program ini:

1. Sinopharm

2. Moderna

3. Convidecia

Berapa harga vaksin berbayar?

Menurut keterangan dari Luhut, pemerintah belum menentukan harga dari vaksin berbayar tersebut karena saat ini masih dihitung oleh Kementerian Kesehatan.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menanggapi pernyataan Luhut. Budi mengatakan kisaran harga vaksin COVID-19 booster di bawah Rp 300 ribu.

Kelompok mana saja yang harus vaksin berbayar?

Luhut mengatakan vaksinasi COVID-19 booster akan diperoleh sebagian masyarakat Indonesia secara gratis dan sebagian lagi berbayar.

Salah satu masyarakat miskin dapat vaksin booster adalah lewat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS. Cara lainnya adalah anggota asuransi lainnya menanggung biaya atau subsidi.

"Sebagian yang berbayar. Rakyat kita kelas bawah tidak bayar atau gratis, itu kira-kira 100 juta orang, yang lainnya bayar. Saya pasti bayarlah," kata Luhut.

Sementara itu, epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman, menilai kelompok berisiko hingga masyarakat miskin harus mendapatkan vaksin booster gratis.

"Untuk yang berisiko, baik itu lansia, petugas, atau pelayan publik. Kemudian, kategori lain yang berisiko seperti disabilitas, itu harus ditanggung pemerintah, jadi gratis itu kan ditanggung pemerintah," ujar Dicky.



Simak Video "Kapan Vaksin Booster Dosis Kedua Covid-19 Diberikan untuk Umum?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT