Selasa, 07 Des 2021 18:34 WIB

Miris, Belasan ODDP di Gunungkidul Masih Dipasung

Pradito Rida Pertana - detikHealth
Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty (Foto: Pradito Rida Pertana/detikHealth)
Gunungkidul -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul menyebut ada 1.444 orang di Gunungkidul terdiagnosa sebagai Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP). Bahkan, belasan diantaranya terpaksa harus mengalami pemasungan.

"Ada 1.444 warga yang terdata sebagai ODDP, dan dari informasi yang kami terima ada 17 ODDP yang dipasung di rumahnya," kata Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty saat ditemui wartawan di Kabupaten Gunungkidul, Selasa (7/12/2021).

Dewi mengaku jumlah tersebut muncul dari hasil pemeriksaan di seluruh Puskesmas yang ada di Gunungkidul. Perlu diketahui, ODDP adalah orang yang mengalami gangguan mental. Mereka memiliki gangguan fungsi pikir, emosi dan prilaku yang membuat mereka terhambat dalam kehidupan sehari-hari.

Menyoal masih adanya pemasungan belasan ODDP di Gunungkidul, Dewi menilai hal tersebut karena dipengaruhi banyak faktor. Menurutnya, paling banyak karena keluarga yang anggotanya terdiagnosa ODDP tidak sanggup menangani.

"Tindakan pemasungan diambil karena ada yang menganggapnya (ODDP) beban dan ada juga yang merasa tak sanggup untuk menangani sanak saudaranya sendiri (yang ODDP)," ujarnya.

Oleh sebab itu, pihaknya menggencarkan sosialisasi dan edukasi terkait penanganan kasus ODDP di lingkup keluarga. Mengingat keluarga hingga lingkungan menjadi orang terdekat bagi orang yang terdiagnosa ODDP.

"Sebab salah satu penanganan ODDP yang krusial adalah setelah mereka menjalani terapi. Kuncinya ada di mereka, termasuk dari sektor pendukung lain yang bisa memberi ODDP peluang kehidupan lebih baik," katanya.

Sementara itu, Manajer Project Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat Pusat Rehabilitasi YAKKUM Siswaningtyas Tri Nugraheni mengungkapkan, bahwa penanganan pada ODDP perlu dilakukan secara komprehensif. Untuk itu perlu dukungan dari berbagai sektor selain kesehatan, sebab ODDP juga perlu pendampingan secara sosial.

"Diperlukan dukungan dari orang-orang terdekat untuk menjaga kondisi ODDP, terutama agar tetap stabil. Sebab ketika kondisinya stabil, mereka pun bisa tetap produktif seperti orang lain," ucapnya.



Simak Video "Pandemi Sebabkan Masalah Kesehatan Mental Indonesia Meningkat 9 Persen"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)