ADVERTISEMENT

Rabu, 08 Des 2021 08:15 WIB

Peneliti Temukan Versi 'Siluman' Varian Omicron yang Sulit Diidentifikasi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Para ahli kembali menggambarkan seberapa banyak mutasi yang ada pada varian Omicron. Mereka juga mengungkap beberapa mutasi berbahaya dari varian ini. Varian Omicron. (Foto: Twitter/ COG-UK Mutation Explorer (@COGUK_ME))
Jakarta -

Baru-baru ini para ilmuwan melaporkan telah menemukan versi baru dari varian Corona Omicron yang lebih sulit untuk diidentifikasi menggunakan tes PCR standar. Hal ini membuat mereka khawatir virus itu mungkin sudah menyebar tanpa disadari di seluruh dunia.

Dikutip dari The Guardian, versi baru dari varian Omicron ini dijuluki sebagai 'varian siluman'. Sebab, versi baru varian tersebut tidak memiliki perubahan genetik tertentu yang memungkinkannya dengan mudah dideteksi dengan tes COVID-19 biasa.

Para peneliti mengatakan masih terlalu dini untuk mengetahui apakah bentuk baru dari Omicron ini akan menyebar dengan cara yang sama seperti varian Omicron versi sebelumnya. Tetapi, varian Omicron 'siluman' ini secara genetik dan mungkin berperilaku berbeda.

Varian Omicron 'siluman' ini pertama kali terdeteksi di antara genom virus COVID-19 yang dikirimkan dalam beberapa hari terakhir dari Afrika Selatan, Australia, dan Kanada. Namun, varian versi ini mungkin sudah menyebar lebih luas.

Untuk membedakannya, peneliti membagi garis keturunan varian B1.1.529 ini menjadi Omicron standar sebagai BA.1 dan varian versi barunya sebagai BA.2.

"Ada dua garis keturunan dalam Omicron, BA.1 dan BA.2, yang cukup berbeda secara genetik. Kedua garis keturunan mungkin berperilaku berbeda," kata Profesor Francois Balloux, direktur Institut Genetika University College London yang dikutip dari The Guardian, Rabu (8/12/2021).

Meski masih bagian dari varian Omicron, varian 'siluman' ini sangat berbeda secara genetik, sehingga dapat memenuhi syarat sebagai variant of concern (VoC) baru jika menyebar dengan cepat.

Menurut para peneliti, kemunculan dua garis keturunan varian Omicron ini yaitu BA.1 dan BA.2 yang memiliki mutasi yang sama memicu kekhawatiran. Untuk itu, mereka menyarankan agar pengawasan kesehatan masyarakat perlu diperketat lagi.



Simak Video "Jangan Euforia Dulu! Epidemiolog Minta Waspada soal BA.2"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT