Rabu, 08 Des 2021 20:15 WIB

Round Up

Fakta di Balik Heboh Varian Omicron Masuk Bekasi, Begini Awal Mulanya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Omicron adalah varian baru virus Corona. Virus ini pertama kali terdeteksi di Afrika. Ilustrasi fakta di balik kabar heboh varian Omicron masuk Bekasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/loops7
Jakarta -

Heboh kabar varian Omicron sudah masuk Indonesia. Menurut kabar beredar, varian tersebut ditemukan berdasarkan pemeriksaan Laboratorium Farmalab, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada empat warga DKI Jakarta. Namun, hal ini langsung dibantah oleh sejumlah pihak, termasuk Kementerian Kesehatan RI.

"Kami belum menemukan (kasus varian Omicron). Sampai saat ini pemerintah masih menggencarkan whole genome sequencing," ujar Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, dr Maxi Rein Rondonuwu pada detikcom, Rabu (8/12/2021).

Dalam kesempatan lainnya, Kepala Dinas Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, menegaskan kabar tersebut tidak benar. Ia meluruskan, pasien COVID-19 yang ditemukan tersebut bukan terinfeksi varian Omicron.

"Saya coba jelaskan waktu rapat dengan Pak Bupati bahwa berita itu tidak benar, itu bukan warga kabupaten Bekasi. Angkanya juga salah. Seharusnya cuma tiga WNI. Dari 19 orang yang diperiksa seharusnya cuma tiga orang yang WNI, dan 16-nya WNA," terangnya pada detikcom, Rabu (8/12/2021).

Menurutnya, kabar tersebut juga sebenarnya sudah lama disampaikan, tepatnya sejak 23 November 2021. Diketahui, 19 pasien COVID-19 tersebut juga sudah selesai menjalani isolasi, sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19, dan sudah dipastikan tidak terinfeksi varian Omicron.

"Itu semua bukan alamatnya kabupaten Bekasi. Sekarang sudah dikarantina, ada di Wisma Atlet, ada di Hotel Permata sebenarnya. Tapi saya sebutkan kemarin itu di Wisma Atlet semua dan tanggalnya sudah lama. Tanggal 23 (November). Jadi bukan Omicron yang dikhawatirkan," beber Sri Enny.

Terakhir ia menambahkan, pihak Kemenkes wajib waswas soal risiko masuknya varian Omicron ke Indonesia.

"Tapi memang saya meminta semua dari Kementerian Kesehatan untuk mewaspadai setiap pelaku perjalanan dari luar negeri tetap waspada, hati-hati. Walaupun sudah karantina 10 hari tetap waspada," pungkas Sri Enny.



Simak Video "Malaysia Konfirmasi Kasus Varian Omicron, Masuk Sebelum Afrika"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)