Rabu, 08 Des 2021 22:34 WIB

Lancarnya Kedatangan Vaksin Bikin Percepatan Vaksinasi Lebih Optimal

Dea Duta Aulia - detikHealth
RI rencanakan pemberian vaksin COVID-19 dosis ketiga sebagai booster mulai Januari 2022. Vaksin booster itu nantinya akan diberikan secara gratis dan berbayar. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indonesia kembali kedatangan vaksin pada Kamis (2/12/2021) lalu. Vaksin tersebut berasal dari dua merek yang berbeda, AstraZeneca dan Covovax dengan jumlah total lebih 5,5 juta dosis.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong mengatakan, untuk jumlah rincinya yakni 656.000 dosis untuk vaksin AstraZeneca dan 4.865.500 dosis untuk vaksin Covovax.

"Lancarnya kedatangan vaksin, membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (3/12/2021).

Usman menjelaskan kedatangan jutaan dosis tersebut merupakan wujud dari komitmen pemerintah untuk mengamankan ketersediaan vaksin di Indonesia. Upaya lain yang dilakukan oleh pemerintah juga dengan melakukan vaksinasi di berbagai daerah.

Menurutnya, program vaksinasi untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok menjadi tantangan tersendiri. Mengingat, kondisi geografis Indonesia dan banyaknya jumlah penduduk. Namun, jika semua pihak bekerja sama, ia yakin program vaksinasi nasional ini akan berjalan cepat dan luas.

"Yang terpenting adalah peran serta dan partisipasi masyarakat. Pemerintah tidak bosan mengajak seluruh masyarakat segera divaksinasi, tidak perlu pilih-pilih vaksin, karena semua vaksin aman dan berkhasiat," katanya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Pusat terus mendorong Pemerintah Daerah agar segera mempercepat program vaksinasi terutama untuk masyarakat rentan seperti kelompok lansia.

"Vaksinasi bukan sekadar upaya untuk melindungi diri, melainkan juga untuk melindungi keluarga dan seluruh masyarakat. Ayo ikut vaksinasi, ajak orang tua, keluarga, sanak saudara yang belum divaksin," katanya.

Usman tidak lupa kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas harus terus dilakukan.

"Bersamaan dengan itu, pemerintah tak lupa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," tutupnya.



Simak Video "AS Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Bawah 5 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)