ADVERTISEMENT

Kamis, 09 Des 2021 07:00 WIB

Tit Tar Vs Chiropractic, Bedanya Apa? Sama-sama 'Mengeretek' Tulang

Hartaty Varadifa - detikHealth
A physical therapist stretches a female patients leg or hip as she lies on a treatment table in a clinical setting.  Both the therapist and the patient are wearing protective masks to prevent the spread of infectious diseases. Tit Tar vs Chiropractic (Foto: Getty Images/DNY59)
Jakarta -

Terapi Tit Tar sedang hits belakangan ini. Mirip dengan chiropractic, yakni sama-sama 'mengeretek' tulang. Lalu apa bedanya?

Mengkretek badan sudah umum dan sering dilakukan banyak orang. Karena dianggap dapat menghilangkan rasa pegal di badan atau bahkan hanya sekadar ingin mendapatkan kepuasan dari suara "kretek".

Tren mengeretek badan bahkan sempat viral di Tiktok dengan hashtag #kretekabalabal, disebut abal-abal karena dilakukan sendiritanpa bantuan terapis profesional. Sebenarnya, tren ini terinspirasi oleh terapi Tit Tar.

Sama-sama dilakukan dengan mengeretek badan dan bertujuan untuk mengatasi masalah sendi dan tulang, Tit Tar punya perbedaan dengan Chiropractic.

Sufiyanto, seorang praktisi tit tar dan pendiri Tan's Tit Tar mengatakan bahwa perbedaan keduanya tidaklah jauh. Ia mengakui ada kemiripan di antara keduanya.

"Sebenarnya bedanya tidak terlalu jauh, seperti kretek-kreteknya itu hampir mirip. Nah tapi kalau di chiropractic mereka tidak mendalami tentang otot atau merilekskan otot. Nah kalau tit tar dia ada, dan menggunakan obat tradisional seperti parem. Kalau di tempat saya biasanya pakai minyak kutus-kutus sebagai medianya, obat yang ter-BPOM. Nah kalau misalnya untuk yang patah tulang biasanya saya menggunakan starbio oil," ucap Sufiyanto yang juga seorang master, saat dihubungi detikcom, Selasa (7/12/2021).

Terapi tit tar dimulai dengan pemeriksaan sendi-sendi dalam tubuh mulai dari kepala kemudian bergerak ke arah kaki. Praktisi akan melakukan serangkaian latihan mobilisasi bagi pasien untuk menentukan masalahnya.

Praktisi kemudian melanjutkan untuk merawat pasien dengan menggunakan manipulasi fisik untuk merelokasi sendi dan juga melakukan pijatan untuk melancarkan aliran darah ke otot-otot "dingin". Praktisi juga biasanya menggunakan salep atau minyak penyembuhan herbal tradisional untuk membantu sirkulasi darah.

Sedangkan chiropractic dimulai dengan konsultasi, terkadang juga disertai dengan rontgen atau MRI, dimana hasilnya dicatat ke dalam catatan pasien. Kemudian dilakukan pemeriksaan tulang belakang dan persendian sebelum memutuskan teknik pengobatan. Penyesuaian manual yang tepat dilakukan dengan kecepatan tinggi, amplitudo rendah yang mereka latih selama bertahun-tahun.

Chiropractors sebagai ahli terapis chiropractic, selain menggunakan penyesuaian manual, juga menawarkan modalitas pengobatan lain seperti fisioterapi, ultrasound, elektroterapi, dan tusuk jarum kering.



Simak Video "Menakuti Bocah Pakai Suara 'Cekikikan' Hantu Bisa Timbulkan Trauma"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT