Selasa, 11 Jan 2022 12:48 WIB

Penting! Do's and Don'ts Setelah Vaksin COVID-19 Booster Menurut Dokter

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
senior woman show red heart shape with syringe icon,  after vaccinated or inoculation  booster dose  due to spread of corona virus, population, social or herd immunity concept Do's dan don'ts saat vaksin booster (Foto: Getty Images/iStockphoto/Ratana21)
Jakarta -

Pemerintah rencananya segera mulai memberikan vaksin booster untuk COVID-19 bagi kelompok prioritas, pada Rabu (12/1/2022). Sudah ada 5 merk vaksin COVID-19 yang mendapat izin darurat untuk booster dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Seperti halnya vaksinasi primer alias dosis 1 dan 2, vaksinasi booster juga berisiko menyebabkan KIPI atau kejadian ikutan pasca imunisasi. Beberapa orang mengeluhkan efek samping, utamanya ketika kondisi tubuh tidak cukup bugar saat menerima vaksin.

Karenanya, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebelum dan setelah menerima vaksin COVID-19. Praktisi kesehatan dari Siloam Hospital Karawaci, dr Vito Damay SpJ (K), M.Kes, membagikan beberapa tips yang bisa diterapkan. Sebagaimana dokter dan tenaga kesehatan lainnya, dr Vito sudah lebih dulu mendapatkan booster vaksin COVID-19.

Don'ts saat menerima vaksin booster

1. Terburu-buru

Saat dihubungi, dr Vito menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terburu-buru saat hendak menerima vaksin dosis tiga. Hal ini karena bisa berpengaruh pada tensi atau tekanan darah.

"Buru-buru bikin tensi kadang tinggi ketika diukur dan jadi lama di pos vaksinasi atau bahkan batal vaksin hari itu," terang dr Vito.

Ia menyarankan masyarakat agar tetap tenang saat menantikan giliran vaksinasi. Jika perlu, tidak ada salahnya melakukan pengecekan lokasi serta jadwal vaksinasi booster sebelumnya.

2. Begadang

Saat hendak menerima vaksin booster, tidurlah dengan jam waktu cukup sehingga tubuh tetap fit dan segar.

"Setiap vaksinasi ada risiko perasaan tidak nyaman di tubuh karena bagian normal respons tubuh terhadap vaksinasi. Jadi usahakan badan dalam kondisi fit dan segar," tambah dr Vito.

3. Minum kafein atau minuman berenergi

Saat hendak menerima suntikan booster, sebaiknya tidak minum minuman tambahan karena bisa berefek pada tingginya detak jantung.

"Kafein dan minuman berenergi menyebabkan detak jantung akan melebihi rata-rata normal dan bisa berpotensi menimbulkan rasa tidak nyaman atau tekanan darah tinggi akibat nervous," terangnya.

Selain tiga larangan di atas, dr Vito juga mengingatkan beberapa hal yang perlu dilakukan saat hendak menerima suntikan booster.

Selanjutnya
Halaman
1 2