Kamis, 13 Jan 2022 11:16 WIB

Ardhito Pramono Tes Urine untuk Deteksi Narkoba, Begini Prosedurnya

Ayunda Septiani - detikHealth
Ardhito Pramono Foto: Instagram @ardhitopramono
Jakarta -

Ardhito Pramono ditangkap polisi karena penyalahgunaan narkoba. Hasil tes urine yang dilakukan, menunjukkan hasil positif menggunakan ganja.

Dikutip dari laman Healthline, metode tes urine yang dikenal sebagai skrining urine narkoba atau UDS ini merupakan tes tanpa adanya rasa sakit.

Tes ini biasanya dilakukan untuk mengetahui keberadaan obat terlarang, atau obat resep tertentu di dalam tubuh manusia dalam kurun waktu tertentu.

Tes urine seperti yang dijalani Ardhito Pramono juga biasanya ditujukan untuk mendeteksi penggunaan amfetamin, metamfetamin, benzodiazepin, barbiturat, ganja, kokain, PCP, metadon hingga opioid.

Melalui tes urine juga, dokter bisa mendeteksi adanya potensi penyalahgunaan zat atau obat terlarang.

Jenis tes urine untuk narkoba

Ada dua jenis tes urine yang dapat dilakukan dalam penyalahgunaan narkoba, pertama yaitu immunoassay, biaya yang dikeluarkan pun lebih hemat sekaligus bisa mengeluarkan hasil yang cepat.

Namun ada kekurangan pada tes ini, disebutkan tes satu ini tidak mampu mendeteksi semua jenis narkoba opioid. Tes ini pun juga sering mengeluarkan hasil positif palsu, yaitu saat orang tersebut pernah menggunakan narkoba, padahal sudah berhenti.

Jika hasil tes pertama diyakini positif akan dilanjutkan dengan tes urine lanjutan yakni dengan metode kromatografi fas atau spektrometri massa (GC/MS) ditujukan untuk konfirmasi.

Pada tes urine ini tetap menggunakan prosedur yang sama. Biaya yang dibutuhkan cenderung lebih mahal, hasil yang keluar cukup lama, tapi sangat jarang menghasilkan positif palsu.

Simak Video 'Ardhito Pramono Ditangkap karena Narkoba':

[Gambas:Video 20detik]



(ayd/kna)