Sabtu, 22 Jan 2022 19:57 WIB

Omicron di DKI Jakarta Jadi 1.313 Kasus, Termasuk 459 Transmisi Lokal

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Strips of newspaper with the words Omicron and Covid-19 typed on them. Omicron variant of COVID-19. Black and white. Close up. Foto: Getty Images/iStockphoto/Professor25
Jakarta -

Kementerian Kesehatan mengkonfirmasi dua pasien varian omicron meninggal dunia. Sementara itu, DKI Jakarta terus mencatatkan penambahan kasus Omicron sehingga total menjadi 1.313 kasus.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam siaran pers Pemprov DKI.

"Dari 1.313 orang yang terinfeksi, sebanyak 854 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 459 lainnya adalah transmisi lokal," terang Dwi.

Sementara itu, jumlah kasus aktif di DKI bertambah 1.364 kasus menjadi 7.840 kasus. Sebanyak 5.890 kasus atau 75,1 persen merupakan transmisi lokal.

"Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 1.825 orang sehingga total 877.568 kasus, yang mana 1.528 di antaranya (83,7 persen) juga merupakan transmisi lokal," terangnya.

Positivity rate COVID-19 sepekan terakhir sebesar 5,8 persen, sedangkan persentase kasus positif total sebesar 10,8 persen. Organisasi kesehatan dunia WHO menetapkan standar tidak lebih dari 5 persen.



Simak Video "Satgas Laporkan Tingkat Kepatuhan Prokes Warga Masih Naik-Turun"
[Gambas:Video 20detik]
(up/naf)