Sabtu, 22 Jan 2022 20:30 WIB

Marak Kabar Anak Meninggal Usai Vaksinasi, Begini Penjelasan Komnas KIPI

Hartaty Varadifa - detikHealth
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK). Foto: Grandyos Zafna

"Kaji kejadian dengan vaksin yang diberikan kapan. Kalau demikian, cocok tidak dengan laporan kematian. Lihat dulu ada penyakit bawaan nggak, diabetes, jantung. Itu yang kami lakukan" jelasnya.

"Sebagian besar laporan kematian tidak berkaitan dengan vaksinasi karena onset tidak cocok dan ada penyakit lain yang mendasari seperti diabetes. Kami masih menyatakan memang ada laporan kematian, dan yang kita klasifikasikan sebagai coincidence (kebetulan) sehingga kami masih rekomendasikan vaksinasi. Kami bersimpati tentunya tapi tugas pokok kami adalah melakukan kajian," sambungnya.

Hal ini senada dengan Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Sri Rezeki Hadinegoro menegaskan bahwa vaksin COVID-19 sudah melewati fase uji klinis yang diakui aman secara global.

Dihimbau kepada seluruh masyarakat jika anak mengalami gejala tertentu setelah vaksinasi segera laporkan dan periksa sesuai dengan tempat dilakukannya vaksinasi.

"Tidak mudah menemukan penyebab kematian yang setelah vaksinasi kemudian ada KIPI berat. Data itu nomor 1. Kalau ada timbul keluhan, berobat ke tempat di mana dia diimunisasi jangan ke tempat lain. Akhirnya penanganan terlambat," pungkasnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Fenomena Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)