Rabu, 02 Feb 2022 11:10 WIB

Ada Kabar Baik Soal Pandemi COVID-19, Simak di Sini!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Tenaga kesehatan berada di garis depan penanggulangan pandemi. Dokter ini berbagai kisahnya yang tak gentar rawat pasien meski telah dua kali positif COVID-19. Penanganan pasien COVID-19. (Foto: AP Photo/Tatan Syuflana)
Jakarta -

Direktur Utama RSUP Persahabatan dr Agus Dwi Susanto SpP menyebutkan ada perbedaan status klinis pasien COVID-19 yang dirawat di tahun 2021 dan 2022. Terlihat kondisi pasien COVID-19 di RSUP Persahabatan di tahun 2022 lebih ringan.

Ia mengatakan pola penyakit COVID-19 sekarang berbeda dengan tahun lalu. Pada 2022, yang dirawat cenderung ringan-sedang, berbeda dengan Januari 2021 dengan lebih dari 50 persen berat-kritis.

Berikut perbandingannya:

Januari 2021

  • Ringan: 59 pasien (11,9 persen)
  • Sedang: 48 pasien (9,7 persen)
  • Berat: 158 pasien (32,1 persen)
  • Kritis: 228 pasien (46,3 persen)

Januari 2022

  • Ringan: 67 pasien (62,6 persen)
  • Sedang: 13 pasien (12,2 persen)
  • Berat: 21 pasien (19,6 persen)
  • Kritis: 6 pasien (5,6 persen)

Pada Januari 2021, ada total 493 pasien Corona yang dirawat di RS Persahabatan. Sementara pada Januari 2022, kasusnya melandai dengan 107 pasien yang dirawat di RS.

"Bisa bayangkan tahun lalu di 2021 itu hampir 80 persen pasien kita berada di status kritis. Tapi tahun ini yang berat-kritis hanya 20 persen, sisanya ringan-sedang," beber dr Agus dalam agenda Konferensi Pers terkait Update Covid-19 RSUP Persahabatan, Selasa (2/2/2022).

Selain itu pada pasien berat-kritis di tahun ini didominasi oleh lansia dan orang yang memiliki komorbid. Pasien Corona yang meninggal di RSUP Persahabatan semuanya memiliki komorbid.

Sementara itu dari sisi vaksinasi, kecenderungan gejala sedang-berat dialami oleh pasien yang belum disuntik vaksin COVID-19.

"Yang belum vaksin cenderung mengalami gejala sedang hingga berat. Bukan berarti vaksin menjadi kebal 100 persen, tapi vaksinasi walaupun kena itu gejalanya ringan, itu jelas sekali polanya," jelas dr Agus.

Lihat juga video 'Naik Lagi! Corona RI per 1 Februari 2022 Tambah 16.021 Kasus':

[Gambas:Video 20detik]



(kna/up)