WHO Update Rekomendasi Karantina COVID-19, Bisa Dipersingkat Jadi 7 Hari

ADVERTISEMENT

WHO Update Rekomendasi Karantina COVID-19, Bisa Dipersingkat Jadi 7 Hari

Firdaus Anwar - detikHealth
Jumat, 18 Feb 2022 07:37 WIB
Geneva, Switzerland - December 03, 2019: World Health Organization (WHO / OMS) Logo at WHO Headquarters
Foto: Getty Images/diegograndi
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperbarui rekomendasi waktu karantina terkait COVID-19. Pada negara yang memiliki lonjakan kasus COVID-19 tinggi, waktu karantina dapat dipersingkat dari 14 hari menjadi 7 hari.

Syaratnya orang-orang yang menjalani karantina selama 7 hari perlu disertai dengan bukti tes PCR negatif. Bila tes tidak memungkinkan maka absennya gejala bisa jadi patokan pengganti dengan waktu karantina yang lebih lama yaitu 10 hari.

"Jika tes untuk mempersingkat karantina tidak bisa dilakukan, tidak adanya perkembangan gejala dapat digunakan sebagai proksi," tulis WHO dalam panduan terbaru seperti dikutip pada Jumat (18/2/2022).

"Sebagai contoh karantina dapat berakhir setelah hari ke 10 tanpa pengujian jika tidak ada gejala," lanjutnya.

WHO beralasan kebijakan tersebut diharap dapat meringankan sistem kesehatan negara dengan lonjakan kasus COVID-19 yang tinggi.

Hanya saja WHO mewanti-wanti seseorang yang menjalani waktu karantina singkat agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan waspada bila kemudian tiba-tiba muncul gejala.



Simak Video "Taiwan Bakal Cabut Wajib Karantina Bagi Pendatang"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT