Rabu, 02 Mar 2022 11:45 WIB

CDC Longgarkan Aturan Pakai Masker, Bye-bye COVID-19!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi masker, pandemi covid-19, ilustrasi vaksin, ilustrasi pasien covid-19 Aturan pakai masker CDC. (Foto: AP/Vadim Ghirda)
Jakarta -

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) melonggarkan aturan penggunaan masker. Dalam aturan tersebut, CDC tak lagi menyarankan mengenakan masker di dalam ruangan bagi publik.

CDC juga menyebut lebih dari setengah wilayah negara AS sudah dalam risiko rendah dan sedang untuk penularan COVID-19, yang berarti masker tidak lagi diperlukan.

Dikutip dari laman NBC News, rekomendasi ini berlaku untuk semua orang, bukan hanya mereka yang divaksinasi atau telah menerima suntikan booster.

Direktur CDC Dr Rochelle Walensky mengatakan CDC saat ini fokus pada pencegahan penyakit parah dan beban rumah sakit. Badan kesehatan tersebut sekarang menentukan risiko suatu daerah berdasarkan tingkat rawat inap, kapasitas perawatan kesehatan, dan tingkat kasus baru, bukan hanya jumlah kasus dan tingkat tes positif.

"Dengan kekebalan populasi yang meluas, risiko keseluruhan penyakit parah sekarang, umumnya, lebih rendah," beber Walensky.

Meski demikian, warga tetap dapat memakai masker jika mereka mau dan tetap menyarankan penggunaannya. Saran penggunaan masker ini tidak berlaku untuk pesawat terbang, kereta api, dan pusat transit, di mana masker masih diwajibkan oleh mandat nasional hingga setidaknya 18 Maret.

Terlebih lagi, beberapa tempat dengan orang-orang yang sangat rentan seperti rumah sakit dan panti jompo, misalnya, masih memerlukan masker sebagai tindakan pencegahan COVID-19.



Simak Video "CDC AS Pertimbangkan Booster Pfizer untuk Anak-anak 5-11 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)