Update Data Kematian Sejak Omicron, Tembus 8.230! 70 Persen dari Kelompok Ini

ADVERTISEMENT

Update Data Kematian Sejak Omicron, Tembus 8.230! 70 Persen dari Kelompok Ini

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Selasa, 08 Mar 2022 15:45 WIB
Hospital COVID
Healthcare workers during an intubation procedure to a COVID patient
Foto: Getty Images/Tempura
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI mengungkap sudah ada 8.230 pasien COVID-19 meninggal sejak Omicron merebak di Indonesia. Data RS Online per 21 Januari hingga 8 Maret 2022 menunjukkan ada tiga kelompok yang paling banyak meninggal karena COVID-19.

Salah satunya didominasi mereka yang baru menerima vaksin COVID-19 satu dosis, mencapai 70 persen dari total kasus. Diikuti dengan pengidap komorbid, setengah dari jumlah kasus kematian disumbang pasien dengan riwayat penyakit penyerta.

Komorbid terbanyak yang dilaporkan adalah diabetes melitus atau kencing manis. Karenanya, juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi meminta masyarakat untuk segera divaksinasi lengkap dan booster.

"Orang yang sudah divaksinasi 3 dosis, akan mengurangi risiko kematian hingga 80 persen, sementara dua dosis vaksin mengurangi risiko sampai dengan 60 persen dan mereka yang hanya menerima satu dosis vaksin risikonya hanya berkurang 29 persen," beber dr Nadia dalam konferensi pers Selasa (7/3/2022).

Berikut data lengkap kematian COVID-19.

Status vaksinasi

70 persen belum divaksinasi lengkap
30 persen sudah divaksinasi lengkap

Mereka yang meninggal karena COVID-19 dan sudah divaksinasi lengkap rata-rata terinfeksi 5,9 bulan setelah divaksinasi kedua.

Usia

56 persen lansia
44 persen non lansia

Komorbid

51 persen pengidap komorbid
49 persen tanpa komorbid

Ada 16 persen di antaranya memiliki komorbid lebih dari satu.



Simak Video "Update Perkembangan Kasus Covid-19 Jelang Akhir Tahun 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT