Selasa, 15 Mar 2022 17:32 WIB

Turun Berok Bisa Ganggu Kesuburan Pria, Ini Cara mencegahnya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
old man looking in his pants and showing thumbs up Ilustrasi ereksi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Turun berok atau hernia merupakan kondisi turunnya organ dari tempat yang seharusnya. Kondisi ini umumnya lebih banyak dialami oleh pria daripada wanita. Itu sebabnya banyak pria yang khawatir hal ini bisa mengganggu kesuburan. Benarkah demikian?

Dr dr Agi Satria Putranto, SpB-KBD, dari Rumah Sakit Umum Nasional Dr Cipto Mangunkusumo, menjelaskan sejumlah risiko yang bisa terjadi akibat turun berok pada pria.

Menurutnya, turun berok dapat mengganggu kesuburan pria lantaran kualitas spermanya akan menurun.

"Kalau disfungsi ereksi tidak, yang bisa terjadi itu di pematangan sperma. Bisa mengganggu kesuburan, karena kualitas spermanya menurun," jelasnya saat ditemui detikcom di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2020).

Gejala Turun Berok pada Pria

Berikut sejumlah gejala turun berok pada pria yang perlu diwaspadai sejak dini.

  • Timbul nyeri di daerah perut bagian bawah
  • Rasa sakit atau nyeri ini akan sangat terasa ketika jika ada tekanan di dalam perut seperti saat batuk, mengejan atau mengangkat beban yang berat
  • Muncul benjolan di daerah selangkangan atau daerah perut, benjolan ini akan meningkat ukurannya ketika berdiri atau tekanan perut meningkat
  • Pada beberapa kasus timbul tonjolan tanpa disertai dengan rasa sakit yang jika terus dibiarkan bisa membuat hernia masuk ke dalam skrotum
  • Terkadang muncul rasa sakit yang disertai dengan demam
  • Jika usus sudah terjebak atau terjepit dalam jangka waktu lama bisa mengalami kerusakan yang ditandai dengan mual dan muntah
  • Timbul nyeri yang selalu hadir diikuti dengan gejala gangguan pencernaan

Cara Mencegah Turun Berok

Turun berok tidak bisa sembuh dengan sendirinya, sehingga memerlukan tindakan operasi sebagai penanganan. Meskipun begitu, terdapat sejumlah tips yang dapat dilakukan untuk meringankan gejala turun berok, seperti:

  • Hentikan kebiasaan merokok, karena dapat menyebabkan batuk kronis dan meningkatkan risiko turun berok
  • Makan makanan yang berserat tinggi untuk mencegah sembelit
  • Hindari makanan yang dapat menyebabkan refluks asam lambung, seperti makanan pedas dan tomat.
  • Cobalah untuk tidak mengejan saat buang air besar atau saat buang air kecil
  • Olahraga secara teratur untuk menjaga berat badan ideal. Namun, konsultasikan ke dokter mengenai olahraga yang tepat dan aman untuk penderita turun berok
  • Pertahankan berat badan yang seimbang
  • Temui dokter saat sedang sakit untuk menghindari batuk terus-menerus yang bisa berdampak pada turun berok
  • Hindari mengangkat beban yang terlalu berat. Jika harus mengangkat sesuatu yang berat, tekuk lutut dan bukan pinggang atau punggung. Hindari juga menahan napas saat mengangkat benda berat. Sebaliknya, buang napas selama pengangkatan untuk mengurangi kemungkinan turun berok yang memburuk.


Simak Video "Indonesia Didominasi Varian Omicron, Termasuk BA.4-BA.5"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/fds)