Selasa, 22 Mar 2022 12:02 WIB

Mengenal Perlengkapan Rider MotoGP, 'Penyelamat' Marc Marquez dkk dari Cedera

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Spanish rider Marc Marquez of the Repsol Honda team rides his motorbike during second free practice at Pertamina Mandalika Circuit in Mandalika, Lombok Island, Indonesia, Friday, March 18, 2022. (AP Photo/Achmad Ibrahim) Foto: AP/Achmad Ibrahim
Jakarta -

Rider MotoGP Marc Marquez mengalami crash saat pemanasan di Pertamina Grand Prix of Indonesia, Minggu (20/3/2022). Tubuhnya terpental ke udara, terhempas ke aspal, lalu terguling-guling.

Dalam persiapannya, total 4 kali Marc Marquez jatuh di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Terjatuh dan mengalami crash saat bertanding juga kerap dialami oleh pembalap MotoGP lainnya.

Para pebalap MotoGP melaju dengan kecepatan tinggi dan menikung dengan tajam. Sedikit kesalahan, bisa menyebabkan kecelakan fatal pada rider.

Perlengkapan pebalap MotoGP menggabungkan banyak elemen pelindung, termasuk bagian pelindung dalam setelan, pelindung lutut dan bantalan siku, kantung udara, dan helm.

Perlengkapan balap ini secara khusus dan detail dibahas pada aturan dan regulasi MotoGP.

Di MotoGP, pakaian pebalap terbuat dari kulit atau bahan dengan kekuatan yang setara dengan kulit. Pakaian mereka juga diharuskan memiliki sistem airbag yang membantu menyebarkan kekuatan benturan saat terjadi kecelakaan.

Dikutip dari TWO Motion, salah satu peraturan untuk baju balap MotoGP, yang agak tidak terduga, adalah bahwa penggeser lutut, siku, dan kaki tidak boleh menimbulkan percikan api, serpihan, atau asap saat menyentuh lintasan.

Selain itu, helm yang digunakan para riders juga tak sembarangan. Helm tersebut harus memiliki sertifikat HIC (Head Injury Criterion) dan BrIC (kinematic rotational Brain Injury Criterion).

Selanjutnya
Halaman
1 2